Tampilkan postingan dengan label historis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label historis. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2013

5 Film Horror Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Film horror terbaru produksi tahun 2013 The Conjuring karya James Wan mendapat pujian dan berhasil menjadi box office. Film yang saat ini masih tayang di bioskop-bioskop seluruh dunia ini, dianggap sebagai film paling seram tahun ini. Film yang diangkat dari kisah nyata ini, menceritakan kisah Ed dan Lorraie Warren (diperankan oleh Patrick Wilson dan Vera Farmiga), dua peneliti paranormal yang dipanggil oleh keluarga Perron untuk menyelidiki aktivitas paranormal yang sedang terjadi di rumah baru mereka. Akan tetapi, tanpa diketahui oleh pasangan Warren, makhluk jahat yang berada di dalam rumah itu sekarang malah berbalik mengejar mereka.

Yah memang, sebuah tayangan horror akan terasa makin menyeramkan saat kita mengetahui kalau cerita tersebut diangkat dari kisah nyata yang benar-benar terjadi.

Namun tentu saja Movie Mania mengetahuinya, kalau The Conjuring bukanlah satu-satunya film horror yang kejadiannya diangkat berdasarkan dari kejadian nyata. Masih ada beberapa film horror lainnya yang diantaranya adalah 5 Film Horror berikut ini:

1. The Amityville Horror (2005)
Salah satu film horor paling terkenal yang diangkat dari kisah nyata, “The Amityville Horror” dibuat berdasarkan buku yang ditulis oleh pasangan George dan Kathy Lutz.

Pada 1976, pasangan tersebut pindah ke sebuah rumah di Long Island yang merupakan tempat terjadinya pembunuhan massal mengerikan saat seorang pria secara brutal membunuh enam anggota keluarganya pada 1974. Tentu saja, hal-hal yang menyeramkan mulai terjadi saat keluarga Lutz pindah ke tempat itu; mereka mendengar suara-suara gaib pada siang hari, merasakan titik-titik dingin di seluruh bagian rumah, melihat penampakan menyeramkan dan bahkan menyaksikan dinding mereka “berdarah” dengan lendir hijau.

Ed dan Lorraine Warren yang asli, bintang film “The Conjuring”, diundang untuk menyelidiki rumah tersebut. Lorraine lantas mengklaim bahwa kejadian di rumah yang dihantui tersebut bukanlah kebohongan seperti yang diklaim oleh beberapa orang. Tempat itu sangat berhantu dan dengan kehadiran makhluk jahatnya terasa sangat kuat; pasangan tersebut pindah setelah hanya 28 hari tinggal di rumah itu.

2. The Exorcism of Emily Rose (2005)
Sejujurnya, film “The Exorcism of Emily Rose” merupakan sebuah film yang cukup menyeramkan, dan terasa sepuluh kali lebih menyeramkan ketika Anda mengetahui bahwa film tersebut dibuat berdasarkan cerita seorang gadis asal Jerman berusia 16 tahun bernama Anneliese Michel.

Pada 1968, remaja yang dulunya periang tersebut mulai memperlihatkan gejala-gejala kesurupan. Selama bertahun-tahun, Anneliese diklaim mendapat pendengaran suara-suara yang mengatakan bahwa dia “dikutuk” dan akan “disiksa di neraka.” Dia mulai berhenti makan dan menyiksa dirinya sendiri, dan pada 1975, saat orangtuanya yakin bahwa anaknya kesurupan beberapa mahkluk jahat, dua orang pendeta melakukan upacara pengusiran roh jahat selama periode 10 bulan.

Selama itu, Anneliese jarang makan dan pada Juli 1976 dia meninggal karena kelaparan. Kedua pendeta tersebut dan orangtua Anneliese disidangkan dan diputuskan bersalah atas tuntutan pembunuhan, dan dijatuhi hukuman enam bulan penjara.

3. The Haunting in Connecticut (2009)
Pada 1986, Carmen Snedeker dan suaminya menyewa sebuah tempat di Connecticut supaya lebih dekat dengan dokter spesialis yang merawat putra mereka Paul (14) yang mengidap kanker.

Keluarga tersebut kemudian mengetahui bahwa rumah itu dulunya digunakan sebagai rumah duka, dan tak lama kemudian, Paul memiliki penglihatan dan mulai bisa melihat makhluk halus. Keluarga Snedeker kemudian mulai mendengar suara-suara gaib dan melihat bayangan makhluk halus, dengan Carmen menggambarkan salah satu hantu tersebut “sangat kurus, dengan tulang pipi menonjol, rambut hitam panjang, dan mata yang sangat gelap.”

Semuanya semakin mengerikan ketika Paul dirasuki dan mulai menyerang anggota keluarganya. Ed dan Lorraine Warren dipanggil untuk melakukan penyelidikan dan setelah melakukan ritual pengusiran setan untuk membersihkan rumah itu dari makhluk halus, Lorraine mengatakan kepada para wartawan bahwa kejadian yang sesungguhnya “jauh lebih lebih mengerikan dari semua film yang ada.” Astaga! Seberapa mengerikan peristiwa itu?

4. The Entity (1982)
The Entity” adalah salah satu film paling mengerikan yang pernah dibuat, dan kisah nyata yang diangkat menjadi film itu bahkan jauh lebih mengerikan. Digambarkan sebagai salah satu peristiwa paranormal paling mengganggu yang pernah ada, seorang perempuan bernama Doris Bither mengklaim ia disiksa dan diperkosa makhluk halus.

Setelah mengalami serangan makhluk halus yang tak terhitung jumlahnya, baik secara fisik maupun seksual, Doris meminta bantuan peneliti paranormal Kerry Gaynor dan Barry Taff pada 1974. Dan makhluk tersebut tidak mau diusik: Kerry dan Barry menyaksikan benda-benda bergerak di rumah Doris, bola cahaya melayang, dan bahkan mereka melihat penampakan, meskipun itu tidak menyerang Doris. Setelah melakukan banyak pertimbangan, Doris pindah dari rumahnya dan ia tak lagi dihantui.

5. The Exorcist (1973)
The Exorcist” sudah cukup mengerikan, iya kan? Terutama ketika film itu dinobatkan sebagai film paling mengerikan sepanjang masa oleh beberapa majalah. Tapi, bagaimana reaksi Anda jika saya mengatakan bahwa film itu sebenarnya berdasarkan kisah nyata?

The Exorcist” diadaptasi dari ritual pengusiran setan sesungguhnya yang dilakukan terhadap bocah laki-laki berusia 14 tahun pada 1949. Anak tersebut, yang nama samarannya dikenal sebagai Roland Doe, berusaha untuk berkomunikasi dengan bibinya beberapa hari setelah kematiannya, dengan menggunakan papan Ouija dan tak diragukan lagi, beberapa hal gaib mulai terjadi. Perabot mulai bergerak sendiri, suara garukan dan ketukan sering terdengar di malam hari dan tempat tidur Roland berguncang dengan keras dan bahkan melayang.

Tetangga Roland mulai menyadari bahwa hal-hal aneh terjadi di rumah itu, dan ketika perilaku bocah itu berubah drastis — ia menjauh dari benda-benda suci dan berbicara dengan suara setan — beberapa pendeta dipanggil untuk melakukan pengusiran setan.

Mereka dikabarkan melakukan lebih dari 30 ritual pengusiran setan terhadap Roland. Seorang pendeta mengatakan bahwa ia melihat kata “setan” dan “neraka” yang secara misterius muncul di tubuh bocah itu. Setelah ritual pengusiran setan selesai, dinyatakanlah bahwa Roland sudah kembali seperti semula. Tentu saja peristiwa kerasukan di film itu terlalu dilebih-lebihkan, namun cerita aslinya jauh lebih menakutkan.


Jumat, 23 Agustus 2013

7 Aktor Hollywood Terkaya di Tahun 2013

Uang dan ketenaran bagi seorang aktor menjadi bagian terbaik dalam hidupnya. Meski hanya sedikit dari aktor yang mau memamerkan kekayaan mereka, namun menurut situs listdose.com berikut ini ada beberapa aktor yang terpilih menjadi aktor terkaya di dunia pada 2013. Siapa saja sih mereka?

7. Robert De Niro
Robert De Niro, aktor watak kawakan yang berpengaruh di Hollywood. Suksesnya sebagai aktor dan produser membuat De Niro memiliki rumah di jantung kota New York City seharga $ 14 juta atau sekitar Rp 140 miliar. Maklum, De Niro mendapat honor $ 20 juta per film. Ia pun memiliki 27 restoran di seluruh dunia, serta Hotel The Greenwich yang memiliki restoran Locanda Verde yang terletak di dalamnya. Ia juga mendirikan Tribeca Film Festival dan studio film.



6. Will Smith
Will Smith salah seorang aktor yang juga rapper yang memiliki kekayaan sebesar $ 200 juta atau sekitar Rp 2 triliun. Smith dikabarkan memiliki perumahan besar yang mewah yang disebut The Calabasas estate di Malibu, California. Rumah ini seharga $ 20 juta lengkap dengan lapangan tenis, basket dan bola voli. Juga ada kolam renang, tempat nge-gym serta danau pribadi yang indah.




5. Leonardo DiCaprio
Siapa yang tak kenal dengan aktor ganteng yang satu ini. Berkat film Titanic, namanya makin melambung. Ia pun mendapat pujian dari film terbarunya Inception arahan sutradara Christopher Nolan. DiCaprio pun meraup keuntungan besar di film ini. Kini, ia telah memiliki rumah pantai di Malibu California senilai $ 23 juta. Ia juga memiliki tiga rumah lainnya yang sama seperti rumah pantainya itu.


4. Tom Cruise
Tiga kali menjadi nominasi oscar, Tom Cruise merupakan salah satu aktor yang paling laris. Bahkan, ia satu-satunya artis yang menerima lebih dari $ 100 juta dari enam filmnya berturut-turut. Setelah menjadi produser, ia pun makin sukses. Aktor tampan yang adalah mantan suami Nicole Kidman dan Kate Holmes ini pun memiliki rumah di Beverly Hills Mansion di Beverly Hills, California.




3.Sylvester Stallone
Berkat dua film besarnya Rambo dan Rocky, Sylvester Stallone pun menjadi salah satu aktor yang berhasil meraup kekayaan bersih sebesar $ 275 juta atau sekitar Rp 2,75 triliun. Selain itu, pemain film Expendables ini pun memiliki sebuah mansion Beverly Hills senilai $ 10 juta di California dan juga danau di dekatnya seharga $ 4.950.000.





2. Johnny Depp
Sejak kemunculannya di drama televisi 21 jump street, nama Johnny Depp menjadi pusat perhatian. Ditambah dengan aktingnya yang memukau dalam film Edward Scissorhands, Depp pun tak pernah menerima peran yang biasa saja. Tengok saja perannya dalam film Pirates of Carabian yang menjadi box office. Wajar saja kalau ia berada di urutan kedua aktor Hollywood yang terkaya. Selain memiliki tiga rumah di Somerset Mansion, Hollywood Barat Mansion, dan Plan-de-la Villa Perancis, ia juga memiliki sebuah rumah produksi bernama Infinitum Nihil. Depp juga memiliki sebuah kapal pesiar mewah yang diberi nama Vajoliroja.

1. Keanu Reeves
Setelah 27 tahun hidupnya didedikasikan untuk industri film, kini Keanu Reeves yang baru saja hadir di film yang disutradarai-nya sendiri Man of Tai Chi, memiliki kekayaan senilai $ 350 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Padahal sebelumnya ia tinggal di rumah kontrakan dan hotel. Baru pada 2003 lalu ia mampu membeli rumah besar seharga $ 5 juta. Ia pun kini telah memiliki empat mobil diantaranya Porsche dan Harley Davidson.




Kamis, 22 Agustus 2013

10 Film Hollywood Paling Mengharukan...

Menonton film yang jalan ceritanya menggugah perasaan alias mengharukan ternyata bisa membuat bukan saja para penonton wanita menangis. Para penonton pria pun yang notabene, 'malu' untuk menangis atau menitikkan airmata, terutama pada saat menonton sebuah pertunjukan seperti film, dengan tanpa tertahan akan juga menitikan airmata pada saat menonton film-film Hollywood berikut.

Film-film apa sajakah yang bisa membuat para penonton menangis saat menontonnya, yang bahkan para penonton pria sekalipun, saking mengharukannya jalan cerita itu film ??

Ini dia Movie Mania, 10 Film Hollywood Paling Mengharukan :

1. The Pianist (2002)
Seorang pemain piano bernama Wladyslaw Szpilman (Adrien Brody, yang berhasil memenangkan piala Oscar untuk peran ini), berusaha bertahan hidup ketika Nazi mulai mengepung kotanya di Warsawa. Suatu hari, tanpa disangka, karena keahliannya bermain piano, nyawanya diselamatkan oleh seorang perwira Nazi yang memang terkesan oleh permainan piano Szpilman.




2. Rocky (1976)
Rocky Balboa hanya seorang petinju yang masih berjuang untuk mencapai puncak kariernya. Ia bekerja sebagai tukang daging dan sesekali sebagai penagih utang. Suatu hari, seorang petinju profesinal bernama Apollo Creed datang ke Philadelphia untuk mengadakan pertandingan eksibisi. Tanpa disangka, Rocky mampu mengalahkan Creed.





3. Love Actually (2003)
Beberapa kisah cinta yang mengetengahkan berbagai macam hubungan antarmanusia. Mulai dari Perdana Menteri Inggris yang jatuh cinta kepada asistennya hingga kasih sayang seorang ayah kepada anak tirinya yang masih kecil. Film ini berseting kota London (sebagian besar) dengan latar belakang Hari Natal. Ada yang berakhir indah, ada juga yang berujung tragis.


4. Life is Beautiful (1997)
Tak ingin melihat anaknya trauma, seorang pria bernama Guido, berusaha membuat kejadian penangkapannya ke suatu perkumpulan menjadi suatu permainan. Hingga akhir hayatnya, ia membuat dirinya seolah-olah berada dalam sebuah permainan bersama anaknya, dengan hadiah sebuah tank besar pada akhirnya.






5. Million Dollar Baby (2004)
Maggie Fitzgerald (Hilary Swank) yakin dirinya mampu menjadi petinju profesional meskipun ia wanita. Awalnya, tekadnya ini tak dihiraukan oleh Frankie Dunn (Clint Eastwood), yang diminta melatih Maggie. Namun, dengan bantuan Frankie dan asistennya (Morgan Freeman), Maggie mampu membuktikan kepada dunia bahwa dirinya bisa menjadi petinju profesional dengan hanya bermodalkan kepercayaan diri.



6. Big Fish (2003)
William Bloom (Billy Crudup) merasa kesal kepada ayahnya, Edward (Albert Finney), karena sering menceritakan kisah pengalamannya yang berbau fantasi. Menurutnya, cerita ayahnya itu hanya bersifat fiksi. Mulai dari perjuangan ayahnnya mendapatkan cinta ibu William hingga akhirnya Edward menjadi seorang yang sukses karena pergaulannya dengan karakter-karakter aneh dalam ceritanya. Ketika Edward sekarat dan akhirnya meninggal, satu persatu karakter dalam cerita Edward bermunculan di pemakaman Edward.


7. Philadelphia (1993)
Seorang pengacara bernama Andrew Beckett (Tom Hanks) mengungkapkan kepada perusahaannya bahwa dirinya mengidap HIV/AIDS. Bukan itu saja, ia juga mengaku dirinya gay. Tak lama setelah ia mengakui kedua hal itu, dirinya dipecat dengan alasan tak masuk akal. Merasa diperlakukan tidak adil, ia menyewa seorang pengacara yang justru benci kepada kaum gay. Joe Miller (Denzel Washington) akhirnya mampu memenangkan kasus melawan perusahaan Andrew. Film arahan sutradara Jonathan Demme ini merupakan film pertama bertema AIDS yang didanai studio (perusahaan film) besar.


8. Schindler’s List (1993)
Film peraih tujuh piala Oscar ini mengetengahkan seorang pemilik pabrik berkebangsaan Jerman bernama Oskar Schindler, yang mengeksploitasi tenaga kerja murah Yahudi ketika Perang Dunia II sedang bergulir. Akhirnya, ia malah bertekad menyelamatkan 1.100 orang Yahudi dari eksekusi yang akan dilakukan oleh Nazi.


9. Shawshank Redemption (1994)
Seorang bankir bernama Andy Dufresne (Tim Robbins) dijebak atas pembunuhan ganda yang tak ia lakukan pada 1940-an. Hukumannya, ia harus mendekam di penjara Shawshank seumur hidup. Di situlah ia bertemu dengan berbagai karakter penghuni penjara. Salah satunya bernama Red (Morgan Freeman), yang memberi pelajaran mengenai bagaimana tetap bersemangat dalam menjalani hidup, serta moral yang dijunjung tinggi antar narapidana.




10. Saving Private Ryan (1998)
Film ini mengisahkan misi penyelamatan prajurit Ryan yang disertai dengan pengorbanan tentara AS di bawah pimpinan Kapten John H Miller. Film ini berhasil menggondol Piala Oscar untuk kategori Sutradara Terbaik bagi Steven Spielberg serta empat kategori lainnya. Sayangnya, film ini harus kalah dari Shakespear in Love untuk kategori Film Terbaik. Konon, para pengamat dan pecinta film, menilai bahwa Saving Private Ryan lebih pantas menerima penghargaan paling bergengsi itu ketimbang Shakespeare in Love.




sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/509881921dd719d70e000015



Selasa, 20 Agustus 2013

12 Aktor Laga Legendaris Indonesia

Pada saat ini, perfilman Indonesia mempunyai dua aktor laga kebanggaan yang sudah go international. Mereka adalah Joe Taslim dan Iko Uwais, ya... dua bintang laga yang bermain di film The Raid tersebut masing-masing bermain bermain di dua film Hollywood yang sukses.

Joe Taslim seperti yang kita ketahui digandeng oleh Justin Lin untuk menjadi rival-nya Vin Diesel di film Fast & Furious 6. Sedangkan Iko Uwais digandeng oleh Keanu Reeves untuk ikut membintangi Man of Tai Chi.

Pada saat sekarang, perfilman Indonesia memang sepertinya tidak begitu banyak memiliki bintang laga kecuali dua nama di atas dan beberapa nama lainnya seperti Ario Bayu dll.

Tidak seperti pada saat era 80-90an, dimana pada saat perfilman Indonesia sedang jaya-jayanya. Kita memiliki begitu banyak bintang laga, yang beberapa diantaranya bahkan menjadi legenda bintamg laga perfilman Indonesia.

Siapa saja mereka ? Berikut ini Movie Mania mencoba mengenang kembali para aktor laga Indonesia yang pernah berjaya pada era 80-90an.

1. Barry Prima
Barry Prima (lahir dengan nama Hubertus Knoch di Bandung, pada tahun 1955) adalah aktor Indonesia. Ia paling dikenal dengan perannya dalam film-film laga pada tahun 1980-an. Karirnya merentang dari awal 1980-an hingga sekarang. Barry Prima lahir sebagai anak ke enam dari sepuluh bersaudara dari pasangan ayah Belanda dan ibu Indonesia. Ia pernah menikahi aktris Eva Arnaz namun bercerai.

Tidak bisa dipungkiri jika mendengar kata aktor laga Indonesia legendaris, pasti kita akan menyebut nama Barry Prima. Beliau banyak membintangi film-film laga di era tahun 80-an hingga 90-an. Bahkan Barry Prima sudah identik dengan Jaka Sembung, tokoh yang sering diperankannya. Film-film beliau antara lain, Jaka Sembung Sang Penakluk (1981), Pasukan Berani Mati (1982), Golok Setan (1984), Carok (1985), Menumpas Teroris (1986), Mandala Dari Sungai Ular (1987), Macho (1994), Jampang (1990), dll.

2. Advent Bangun
Terlahir dengan nama Advent Bangun, pria kelahiran Kabanjahe - Sumatera Utara ini sejak kecil mendapatkan didikan keras. Bapaknya yang seorang jaksa sangat ketat menanamkan nilai-nilai disiplin dan kejujuran.

Tahun 1971, Advent Bangun menjadi juara nasional karate. Setahun kemudian ia tampil di berbagai kejuaraan tingkat dunia hampir di seluruh asia, Amerika, dan Eropa. Dunia karate pula yang mengantarnya menjadi artis film laga. Tak kurang dari 60 judul film pernah ia perankan.

Kini, ia adalah seorang pendeta, dengan nama barunya Pendeta Muda Thomas Bangun. Sebagai pendeta muda, ia juga mempunyai karunia khusus dalam pelepasan dan penyembuhan. Banyak orang yang diselamatkan jiwa dan raganya.

Sering menjadi rival yang imbang bagi Barry Prima di setiap film laga yang mereka mainkan. Advent Bangun lebih sering menjadi tokoh antagonis, film-filmnya diantaranya ada Si Buta Lawan Jaka Sembung (1983), Satria Bambu Kuning (1985), Bangkitnya Si Mata Malaikat (1988), Si Buta Dari Gua Hantu (1985), Malaikat Bayangan (1987), Siluman Kera (1988), Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat (1989), Mat Pelor (1990), dll.

3. George Rudy

George Rudy terlahir dengan nama Tjwan Hien (lahir di Jember, 30 Oktober 1954; umur 58 tahun) adalah seorang aktor film Indonesia.George Rudy lulus SMAK Santo Paulus Jember pada tahun 1972. Ia berstatus sebagai pembina di kyokushinkai karate, dengan tingkatan DAN III.

George Rudy sukses lewat film-film seperti Balada Dua Jagoan (1977), Lebak Membara (1982), Ken Arok – Ken Dedes (1983), Badai Jalanan (1989), Jaka Geledek (1983), Titisan Si Pitung (1989), Bidadari Berambut Emas (1992), dll.

4. Ratno Timoer

Ahmad Suratno (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 8 Maret 1942 – meninggal di Jakarta, 22 Desember 2002 pada umur 60 tahun) adalah seorang produser, sutradara, dan aktor film Indonesia yang terkenal dari akhir tahun 1960-an hingga akhir tahun 1980-an. Aktor yang dikenal luas dengan nama Ratno Timoer ini semakin dikenal luas setelah beberapa kali memerankan tokoh pendekar Barda Mandrawata alias "Si Buta Dari Gua Hantu" yang diangkat dari komik terkenal karya Ganes TH. Ia juga adalah Ketua Umum Parfi pada periode tahun 1983-1988.

Filmnya antara lain Sunan Kalijaga dan Syech Siti Jenar (1985) , Pahlawan Goa Selarong (1972), dll. Di masa Orde Baru Soeharto sangat terhormat dan strategi karena berarti langsung jadi anggota MPR Beliau meninggal di usia 60 tahun pada 22 Desember 2002 karena serangan jantung dan stroke, setelah 9 hari.

5. Teddy Purba

Lalu ada juga nama Teddy Purba, yang ngetop lewat film Gundala Putra Petir (1981), Jaka Tingkir (1983), Panji Tengkorak vs Jaka Umbaran (1983), dll.

6. Johan Saimima

Johan Saimima pernah membintangi film-film laga, antara lain Ganesha (1983), Komando Samber Nyawa (1985), Pembalasan Setan Karang Bolong (1989), dll.

7. Benny G. Rahardja

Terus ada nama Benny G. Rahardja yang membintangi film Lara Jonggrang (1983), Tutur Tinular – Pedang Naga Puspa (1989), Ajian Pamungkas (1990), dll.

8. Fendy Pradana

Kemudian generasi setelahnya ada nama Fendy Pradana yang angkat nama lewat film Saur Sepuh I, II, III dan V (1988-1992), Misteri Dari Gunung Merapi (1989-1990), Pusaka Penyebar Maut (1990), dll.

9. Anto Wijaya

Nama aslinya Saptapara Ichtijanto. Nama beken: Anto Wijaya. Di penghujung 1990-an, badannya tegap. Tinggi/berat 181 cm/78 kg, sangat cocok menghidupkan peran Brama Kumbara di sinetron laga-kolosal Singgasana Brahma Kumbara. Anto kemudian dipercaya memerankan Arya Kamandanu di Tutur Tinular 1990-an serta jadi Sembara dalam Misteri Gunung Merapi.

Sebetulnya, Anto tak punya latar belakang beladiri. Pria kelahiran Surabaya, 10 November 1969 ini mengawali kariernya sebagai model. Pada usia 19 tahun ia sudah bergabung dengan sebuah kelompok model di kota pahlawan. Akhirnya, Jakarta dirambahnya. Pada 1991, ia menang The Best Model Pageant. Sejak itu jalan jadi bintang film dan sinetron terbuka untuknya. Tampang jadulny sebuah tampang yang mengesankan seorang raja/pendekar rimba persilatan yang penuh wibawa rupanya sangat cocok bagi sinetron laga-kolosal.

10. Lamting

Nama lengkapnya Lamting Saputra. Aslinya ia atlet taekwondo nasional dan meraih gelar Dan IV Taekwondo. Di tahun 1980-an dan 1990-an, lazim sineas mengajak atlet beladiri main film laga. Apalagi bila dari sananya sang atlet sudah punya modal tampang ganteng. Lamting tak terkecuali yang diajak serta main film dan kemudian kepincut terus jadi aktor laga.

Pada 1993, Lamting resmi berhenti jadi atlet dan fokus main film dan sinetron. Ia antara lain membintangi Saur Sepuh II (Pesanggrahan Keramat) tahun 1988 serta Tutur Tinular versi 1990-an berperan sebagai Lou Shi Shan. Lamting beruntung punya wajah oriental. Saat sebuah cerita film laga menuntut peran tokoh dari China, misalnya, daripada mengajak serta aktor asli Mandarin, Lamting yang diajak main.

11. Willy Dozan

Willy Dozan (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 10 Februari 1957; umur 55 tahun) adalah pemeran film dan sinetron Indonesia. Willy pernah tinggal di Hongkong, Taiwan, Jepang dan Amerika Serikat selama beberapa tahun untuk mempelajari dan menekuni film bergenre action. Ia pernah membintangi sinetron laga Deru Debu. Ia juga pernah sekolah di Kahana's Stunt School di California, Amerika Serikat. Willy Dozan terlahir sebagai Chuang Chen Li, dan dikenal secara internasional sebagai Billy Chong. Willy Dozan adalah adik dari pemeran film nasional 1980'an Leo Chandra (juga dikenal sebagai Leo Dozan).

Willy Dozan aktor film laga yang juga pernah sukses dengan sinetron laganya Deru Debu (1995), film-filmnya antara lain, Pendekar Liar (1982), Pernikahan Berdarah (1987), Rio Sang Juara (1989), dll.

12. Dede Yusuf

Kemudian ada nama Dede Yusuf yang sekarang orang mengenalnya sebagai politisi, orang nomor dua di provinsi Jawa Barat. Tapi, Dede Yusuf, atau nama aslinya Yusuf Macan Effendi, mengawali semuanya sebagai atlet taekwondo. Dede, nama kecilnya, sejak duduk di bangku SMP sudah menekuni beladiri itu.

Sebagai atlet, Dede, kelahiran 14 September 1966, kerap mengikuti kejuaraan nasional. Mulanya, Dede menekuni olahraga itu untuk menghalau kegalauan hatinya. Orangtuanya (Tammy Efendi dan Rahayu Effendi) bercerai. Dede kecil memberontak. Untung pelampiasan masalah itu dilarikannya ke hal positif, beladiri taekwondo. Jalan jadi bintang film mulai terbuka tahun 1984 saat Dede terjun sebagai model. Wajah Dede kerap muncul di majalah-majalah remaja.

Dua tahun kemudian, Dede ditawari main film. Di antaranya jadi sahabat Onky Alexander di film Catatan Si Boy. Walau perannya sebagai pendukung, tapi karena film Catatan Si Boy yang dibintanginya sukses, pamor Dede ikut naik. Apalagi setelah peran Jojo, pemuda baik hati yang jago berkelahi demi membela kebenaran di serial drama TVRI Jendela Rumah Kita mampir padanya tahun 1988. Sejak itu, seperti pernah dikatakannya, “Jojo itu Dede, Dede itu Jojo.” Menginjak awal 1990-an, setelah main beberapa film layar lebar, Dede menggarap sinetron laga Jalan Membara dan dilanjutkan Jalan Makin Membara. Pernah bermain di film Perwira dan Ksatria (1990), Badai Laut Selatan (1991), Reinkarnasi (1997).

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/50bc371e1a7608832b000015/13-aktor-laga-legendaris-di-indonesia

Senin, 05 Agustus 2013

Ksatria dan Bidadari Berambut Emas di Kancah Perfilman Indonesia

Aktris Hollywood Sarah Carter yang telah sukses membintangi berbagai serial tv dan film besar seperti , Shark, Smallville, Final Destination 2, Skinwalkers, Killing Zelda Sparks, DOA: Dead or Alive dan The Vow membintangi film Indonesia yang disutradarai oleh Helfi Kardit produksi dari Skylar Pictures dengan judul Guardian.
Falling Skies

Film drama aksi yang mengisahkan tentang seorang wanita yang diburu oleh sekelompok orang bersenjata tak dikenal ini dijadwalkan akan tayang di bioskop-bisokop pada awal 2014 pasca mengikuti berbagai festival film international di European Film Market, International Film Festival Rotterdam dan Sundance Film Festival.

Keterlibatan bintang Hollywood di produksi film Indonesia memang bukanlah hal yang baru. Sebelumnya sudah ada Java Heat yang mengimport bintang besar Hollywood pemeran The Expendables yaitu Mickey Rourke dan Kellan Lutz yang angkat nama di saga Twilight Saga. Lalu film Dead Mine yang turut menghadirkan bintang film The Raven, Sam Hazeldine.

Bagi generasi yang tumbuh di era 1980an dan 1990an pasti terkenang dengan film tentang ksatria-kstria dan bidadari-bidadari berambut emas membekuk penjahat berkulit sawo matang. Generasi yang tumbuh di era tersebut pasti sekali waktu pernah menonton film sepak terjang para jagoan bule  dalam membekuk penjahat-penjahat berkulit sawo matang, entah di bioskop, kaset video VHS ataupun layar tancap.

Generasi 1980an dan 1990an pasti masih ingat dengan ikon jagoan laga cewek bule Cindy Rothrock. Tak ada yang bisa mengalahkan Cindy Rothrock dalam soal beladiri. Cewek pirang berpotongan rambut pendek ini di setiap film laga Indonesia yang dibintanginya selalu berhasil membuat para pria yang sangar kekar babak belur.

Kita mungkin tidak usah heran. kenapa jagoan laga saja harus diimpor dari Amerika ? Bukankah dimasa itu ada bintang-bintang laga perkasa seperti Barry Prima, Advent Bangun, dan George Rudy ? Yaaa... jawabannya mudah saja. Produser film yang pedagang tak mungkin melulu menyuguhkan barang dagangan yang itu-itu melulu. Barang dagangan harus beda, lain dengan yang sudah ada. Karena pada dasarnya kita ini bangsa yang inferior, menganggap yang serba asing atau bule itu lebih hebat, maka diimporlah bintang-bintang laga dari sana.

Tapi sayangnya, karena pada dasarnya pedagang film ingin untung banyak dengan modal yang sedikit, yang diajak main bukan bintang laga tenar masa itu semisal Stallone, Norris, atau Schwarzenegger, melainkan bintang-bintang kelas B macam Cynthia Rothrock, Frank Zagarino, atau Chris Noth yang masih lugu (pria yang dikemudian hari kita kenal sebagai Mr. Big di serial Sex and the City).

Bukan hanya bintangnya yang kelas B, film yang dihasilkan pun kemudian tak masuk hitungan film laga kelas A. Dulu sich waktu nonton di layar tancap rasanya keren saja nonton film-film Cindy Rothrock. Tapi menonton lagi film-filmnya yang bertebaran di You Tube, filmnya tak menunjukkan kualitas untuk dibilang jempolan. Bukan saja akting pemainnya yang kaku, tapi logika cerita kerap diabaikan. teknik sinema pun ala kadarnya. Banyak ledakan, dar der dor, tapi terlihat murahan sekaligus tanpa makna. Khas film-film kelas B.

Dari sini ketauan ternyata walau film-film laga kita dibintangi bule-bule, kualitas yang dihasilkannya bukanlah film aksi kelas wahid. Disini kelihatan tak terjadi transfer teknologi dan pengetahuan diantara sineas negeri ini dan negeri lain.

Semoga kesalahan generasi kemarin tak terjadi bila kemudian film-film yang dibintangi oleh para Ksatria dan Bidadari Berambut Emas tersebut kemudian sukses dan menciptakan kembali tren mengimpor bintang bule main film laga di sini.

Sekarang mari kita bernostalgia mengingat-ingat kembali film-film yang dibintangi aktor dan aktris bule.

1. Segitiga Emas (1986)
Produksi : PT. Parkit Film
Sutradara : Arizal
Pemain : Mark Sungkar, Dana Christina, Harry Capri, Kaharudin Syah, Gillian Theresia, Wilson Peter.

Buku Katalog Film JB Kristanto hanya menulis sedikit sinopsis film ini. Alkisah, seorang profesor yang tengah menyelidiki alat deteksi narkotik, tewas terbunuh. Biang keladinya seorang gembong narkotik asing, yang tangan kanan Victor (Mark Sungkar). Pihak kepolisian RI kemudian meminta bantuan FBI untuk mengobrak-abrik kelompok tadi di Amerika. Tidak ada data penonton film ini tercatat di buku Katalog Film, menandakan filmnya tak masuk yang terlaris tahun ini menurut data Perfin. Tapi, seingat saya, film ini terbilang amat populer dulu. Filmnya jadi suguhan wajib bila ada layar tancap.

2. Peluru dan Wanita (1987)
Produksi : PT. Parkit Film
Sutadara : Charles Kaufman, Eddy G Bakker
Pemain : Christopher Noth, Sue Francis Pay, Frans Tumbuan, Zoraya Perucha, A Kholik Noor Nasution.

Falco (Christopher Noth), pria berkebangsaan Amerika, telah meninggalkan dinasnya di CIA. Ia punya kenangan manis dan rasa bersalah terhadap Asha (Sue Francis Pay), gadis Indonesia yang dikenalnya dalam kaitan tugasnya bekerja sama dengan kepolisian Indonesia. Falco tergiring ke Jakarta kembali dibayangi pertanyaan tentang nasib Asha. Dibantu polisi Indonesia, Jack (Frans Tumbuan), Falco memerangi sindikat narkotika internasional yang membuka jaringan di Jakata, yang ternyata didalangi Asha.

3. Dendam Membara (1987)
Produksi : PT. Rapi Film
Sutradara : Arizal
Pemain : Christ Mitchum, Mike Abbot, Ida Iasha

Sukses Segitiga Emas (1986) kemudian melahirkan tren mengimpor bintang film bule main film di sini. Christ Mitchum, seorang bintang dari Hollywood diajak main film di sini. Ini film aksi dengan tema balas dendam. Film bercerita tentang hasrat pembalasan dendam membara dalam hati Brown (Christ Mitchum). istri dan anaknya dibunuh kawanan pembunuh bayaran. Veteran perang yang sudah jadi warga Indonesia ini berhasil menghabisi pembunuh istri dan anaknya bahkan menghancurkan komplotan penyelundup senjata. Ia dibantu Julia (Ida Iasha), sekertaris komplotan ini.

4. Harga Sebuah Kejujuran (1988)
Produksi : PT. Parkit Film
Sutradara : Henky Solaiman, Robert Chapell
Pemain : Ayu Azhari, William Sullivan, Ava Lazar, Christopher Noth, David Tronton, Mike Abbot.

Nick (William Sullivan), petualang dari Amerika, secara tak sengaja terlibat pencarian intan bernilai jutaan dollar di kota Semarang. Ada diktator pula yang terbawa-bawa, meski akhirnya mati. Dalam petualangan itu Nick sempat pacaran dengan wanita penghibur, Aline (Ayu Azhari).

5. Pembalasan Ratu Laut Selatan (1988)
Produksi : PT. Soraya Intercine Film
Sutradara : Tjut Djalil
Pemain : Yurike Prastika, Barbara Anne Constable, Anna Sylviana, Christopher Hart.

Film yang diluar negeri beredar dengan judul Lady Terminator ini, ceritanya menggabungkan legenda Nyi Roro Kidul dengan aksi modern. Film ini dibuka dengan adegan senggama Ratu Laut Selatan (Yurike Prastika). Korban pertama berhasil ditaklukkan saat senggama. Lalu muncul korban kedua. Ratu yang digambarkan budak nafsu meyeret seorang pemuda ke peraduan. Sang Ratu hendak membunuh si pemuda ketika mereka sedang senggama. Tapi kali ini si lelaki lebih lihai. Seekor belut hitam keluar dari "anu" Ratu yang berubah jadi keris di tangan lelaki sakti itu. Nyi Roro Kidul mengancam akan membalas pada keturunan seterunya. Di zaman modern kemudian kita ketemu seorang antrolog bule seksi, Tania (Barbara Constable). Ia ditarik ke dasar laut ketika melakukan penelitian. Tania kemudian dijadikan terminator Ratu Laut Kidul. Ia naik kembali ke darat dengan perangai buas dan membunuh dua lelaki yang sedang iseng di pantai, dengan bersenggama. Sang Terminator Ratu Laut Kidul mencari keturunan musuh majikannya. Ditembaki, diroket dari helikopter, bahkan ditabrak panser, ia tak juga mati. Baru setelah ditukan keris yang diperkenalkan di awal film, terminator cewek ini mampus. Film ini sempat menjadi kontroversial pada saat diedarkan, namum bukan karena plot yang meniru Terminator yang bikin film ini kontroversial. Tapi karena adegan-adegan seronoknya yang dianggap terlalu tabu hingga banyak menuai protes dari masyarakat. Film ini ditarik dari peredaran oleh Badan Sensor Film dan setelah direvisi diedarkan kembali dengan durasi tinggal 80 menit.

6. Pertempuran Segitiga (1990)
Produksi : PT. Rapi Film
Sutradara : Ackyl Anwari
Pemain : Cindy Rothrock, Zainal Abidin, Kiki Amir.

Dikisahkan, Nancy (Cindy Rothrock) datang ke Jakarta sambil bawa komputer. Komputer ini dikatakan bisa melacak uranium. Urusan rebutan komputer ini yang menjadi inti kisah filmnya. Untuk ini diatur segala macam adegan perkelahian dan kebut-kebutan dengan mobil, motor, speedboat, helikopter, dan lain sebagainya. Setelah semua selesai baru polisi datang menangkap. Tidak jelas bagaimana kebut-kebutan maupun perkelahian di jalan tak diketahui polisi. Tapi, inilah bahasa film yang sangat diakrabi dari jenis film ini. Polisi memang selalu datang saat semua urusan ribut-ribut beres.

7. Tiada Titik Balik (1991)
Produksi : PT. Rapi Film
Sutradara : Ackyl Anwari
Pemain : Cindy Rothrock, Hengky Tornado, Bella Esperance Lee, Richard Norton.

Cindy Rothrock kembali diimpor ke tanah air. Kali ini ia berperan sebagai Kathy, seorang jago beladiri. Kathy harus menyusup ke sarang kelompok penjahat untuk menuntaskan dendam atas kematian suaminya yang dibunuh kelompok pimpinan Ludwig (Richard Norton). Dihiasi dengan banyak perkelahian, Kathy berhasil menuntut balas.

8. Bercinta dengan Maut (1992)
Produksi : PT. Soraya Intercine Film, Studio Entertainment USA
Sutradara : Tjut Djalil
Pemain : Tonya Lynn, Kristin Ann, Shahreza R, John F Waroni

Film ini masih mengambil ramuan mencampur unsur mistis dunia Timur dengan hal modern dari Barat. Kisahnya tentang sebuah cermin yang dapat membuat pemiliknya tampak cantik menggiurkan. Cermin itu milik Linda (Kristin Ann), kakak Susan (Tonya Lynn). Susan berhasil memanfaatkan cermin itu dengan tuntunan sebuah buku. Ia lalu jadi incaran pria dimanapun berada. Pria-pria itu dikencaninya, sekaligus jadi tumbal untuk cermin yang selalu menuntut darah segar pria. Berbagai kematian mengundang kecurigaan pihak berwajib. Termasuk di antaranya, Yohanes (John F. Waroni), yang tahu akan keberadaan cermin itu.

9. Bidadari Berambut Emas (1992)
Produksi : PT. Rapi Film
Sutradara : Ackyl Anwari
Pemain : Cindy Rothrock, Billy Drago, George Rudy, Bella Esperance Lee

Untuk yang ketiga-kalinya Cindy Rothrock bermain film Indonesia. Judul 'Bidadari Berambut Emas' kemudian ditasbihkan menjadi sebutan bagi Cindy Rothrock. Persis seperti julukan Satria Bergitar bagi Rhoma Irama. Dikisahkan Susan Morgan (Cindy Rothrock), juara kick boking, yang dijuluki bidadari berambut emas dan suaminya Sonny Sumarsono (George Rudy), seorang pemain biola, secara tak terduga terlibat aksi mafia Amerika Selatan. Diego (Billy Drago), bos Mafia Argentina, menyimpan berlian curiannya dalam tas Sonny yang akan kembali ke Indonesia. Tindakan ini dilakukan untuk menyelamatkan diri sesudah aksinya di Amerika Serikat. Karena berlian itu Sonny dibunuh, dan Susan diteror. Bidadari berambut emas ini lalu bangkit untuk balas dendam.

10. Membela Harga Diri (1992)
Produksi ; PT Rapi Film
Sutradara : Guy Leslie Norris, Ackyl Anwari
Pemain : Cindy Rothrock, Frans Tumbuan, Richard D, John Norton, Glenn Robert.

Rapi Film memang mengontrak panjang si bidadari berambut emas ini untuk bermain di film-film laga produksi mereka. Kali ini, sang bidadari menjadi agen CIA. Dikisahkan, CIA menugaskan Kris Fairchild (Cindy Rothrock) untuk membongkar kejahatan Gerald Andrews di Indonesia. Gerald bekerjasama dengan tokoh kejahatan Asia, Buntao, dalam menyelundupkan intan berlian. Kris menyamar menjadi pegawai bank Andrews. Berkat bantuan teman lamanya, Preston Michaels, jago silat, kelompok penjahat itu bisa diringkus.

11. Pemburu Teroris (1994)
Produksi : PT. Rapi Film
Sutradara : Norman Benny, Robert Chapell
Pemain : Ayu Azhari, Frank Zagarino, Martin Nove, Frans Tumbuan
Film ini tayang biasa-biasa saja tahun 1994 dengan durasi cuma 88 menit. Tapi kehebohan baru terjadi 2 tahun kemudian, awal Agustus 1996. Media heboh melaporkan tentang film The Outraged Fugitive, yang beredar di pasar gelap dalam bentuk video. Produksi bersama PT. Rapi Film (Indonesia) dan Amera (Amerika) ini, hanya beredar di luar negeri. Di dalam negeri, film ini diberi judul Pemburu Teroris. Yang membuat penonton ngebet membeli video The Outraged Fugitive, adalah penampilan panas Ayu Azhari dengan Frank Zagarino, sebagai pemeran utama. Yaitu adegan bercinta yang hot penuh buih sabun di bathtub. Cerita film ini sendiri mengisahkan John Carter (Frank Zagarino), mantan anggota marinir Amerika. Carter pergi ke beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, tanpa sengaja ia bertemu dengan Wolf Larsen (Martin Kove), temannya di kesatuan mairinir Amerika. Carter menerima tawaran Larsen bekerja padanya. Tapi dia tidak tahu kalau Larsen penyelundup narkotik. Di sebuah diskotik, Larsen dan anak buahnya, termasuk John Carter dan Tanya (Ayu Azhari) yang pacar Larsen, bentrok dengan gangster pimpinan Tomo (Advent Bangun). Tanpa mereka sadari, polisi di bawah pimpinan kapten Karno (Frans Tumbuan) dan asistennya Anna (Anna Tarigan) mengintainya. Sehingga tanpa kesulitan Kapten Karno menangkap Larsen. Carter dan Tanya berhasil melarikan diri. Polisi terus memburu Carter karena menyangka ia salah satu tokoh penyelundup. Lewat satu penggerebekan, John Carter tertangkap. Di kantor polisi baru jelas kalau Larsen pimpinan sindikat narkotik. Kapten Karno menawarkan kerjasama pada Carter untuk menjebak Larsen. Taktik Karno dan Carter berhasil, tapi di saat genting Wolf Larsen justru menggunakan Tanya sebagai 'tameng hidup'.
Tak ada yang istimewa dalam film garapan sutradara Robert Anthony ini. Penampilan dua bintang bule, Frank Zagarino dan Martin Kove, tak membuat film ini mempunyai nilai lebih. Yang ada hanyalah adegan laga biasa. Unsur artistiknya pun sangat kurang, sehingga adegan perkelahian kurang menawan. Ayu Azhari yang digembar-gemborkan pers, justru lebih parah. Dia hanya jadi pemuas  Larsen dan John Carter.

sumber : http://www.tabloidbintang.com/

Minggu, 23 Juni 2013

12 Bomseks Indonesia Masakini.

Julukan bomseks diberikan pada para aktris yang berani beradegan seronok mempertontonkan kemolekan dan keseksian tubuh mereka di depan kamera. Mereka biasanya lebih banyak bermain di film-film yang memang menonjolkan keseksian tubuh mereka sebagai bumbu utama. Lebih cenderung bermain di film-film bergenre horror dengan setting hantu-hantu mistis yang sebetulnya kadang dari segi cerita tidak ada korelasi sama sekali dengan adegan ketelanjangan mereka.

Pada era 80-90an, para Movie Mania penggila film Indonesia pasti tidak asing dengan Eva Arnaz, Enny Beatrice, Yeni Farida, Yurike Prastika, dll. Lalu pada era 90-2000an hadir nama-nama seperti Sally Marcelina, Kiki Fatmala, Inneke Koesherawati, Lela Anggraeni, dll.

Dan julukan bomseks di perfilman Indonesia terus berlanjut hingga kini. Pada era 2000-2010an kini hadir, wajah-wajah segar perempuan-perempuan cantik yang dengan kemolekan dan keseksian tubuhnya, mereka berani berakting seronok di film-film yang mereka bintangi.

Siapa sajakah mereka ? Ini dia 12 Bomseks Indonesia Masakini...

1. Andi Soraya

Andi Soraya mulai bermain film layar lebar pada tahun 1997. Film layar lebar pertama yang dibintangi Andi adalah Reinkarnasi. Selanjutnya, tawaran pun terus-menerus datang kepada artis cantik ini. Tak tanggung-tanggung, Andi pun diminta untuk memerankan sosok wanita seksi di berbagai film, seperti Pengakuan Seorang Pelacur, Dendam Pocong Mupeng, dan Arisan Brondong.

2. Kartika Putri

Nama Kartika Putri mulai dikenal banyak orang saat ia menjadi presenter talk show Kakek Kakek Narsis. Meski acara yang dibawakannya sempat menuai kontroversi di masyarakat. Namun, wanita ini enggan mempersoalkan hal tersebut. Pada tahun 2012, Kartika mendapatkan tawaran film layar lebar berjudul Mama Minta Pulsa, dan Tali Pocong Perawan 2. Rupanya, k-2 film tersebut mengharuskan Kartika untuk beradegan hot.

3. Five V

Di tahun 2009, Five V berani tampil seksi dalam film layar lebar berjudul Hantu Binal Jembatan Semanggi. Bahkan, dalam film tersebut, Five V tak merasa canggung untuk melakukan adegan ranjang bersama lawan mainnya yaitu Wicky Husain. Five V menuturkan bahwa adegan yang ia perankan dalam film tersebut hanya bagian dari profesional kerja yang harus ia lakukan.

4. Jenny Cortez

Pada tahun 2009, Jenny Cortez tampil hot dalam dalam film layar lebar berjudul Paku Kuntilanak. Jenny menuturkan, dirinya sering ditawari untuk bermain film bergenre hot yang harus mengandalkan kemolekan tubuhnya. Selain Paku Kuntilanak, ada 2 film lagi yang mengharuskan Jenny beradegan panas yaitu Pengakuan Seorang Pelacur, dan Pulau Hantu 3.

5. Amel Alvi

Nama Amel Alvi memang belum dikenal banyak orang sebagai bintang utama dalam film layar lebar. Akan tetapi, Amel berani menjual keseksian tubuhnya dari peran-peran kecil yang dipercayakan kepadanya, seperti Pulau Hantu 3, Nenek Gayung, dan Hantu Budeg. Rupanya, Amel sudah tak canggung lagi jika tubuh seksinya dipertontonkan berjuta pasang mata yang melihatnya.

6. Uli Auliani

Uli Auliani adalah satu dari sekian banyak selebriti yang pernah memerankan adegan hot dalam berbagai film layar lebar. Setelah sukses membintangi film layar lebar berjudul Virgin, wanita kelahiran 20 November1985 ini semakin banyak mendapatkan job untuk film-film bergenre hot seperti Setan Budeg, Pengantin Pantai biru, Pulau Hantu 2, dan masih banyak lagi yang lainnya.

7. Shinta Bachir

Shinta Bachir mulai dikenal setelah dirinya terlibat dalam film layar lebar berjudul Suster Keramas pada tahun 2009 silam. Sejak itulah, berbagai tawaran film bergenre hot mulai menghampiri dara cantik ini. Terakhir, dia menonjolkan keseksian tubuhnya dalam film layar lebar berjudul Mama Minta Pulsa, dan Pulau Hantu 3.

8. Wiwid Gunawan

Sejak dirinya bermain dalam debut layar lebar berjudul Kawin Kontrak yang dirilis tahun 2008, nama Wiwid Gunawan nampaknya mulai dikenal masyarakat luas. Filmografi Wiwid memang tak sebanyak selebriti lainnya, namun Wiwid dapat membuktikan eksistensinya dalam dunia perfilm-an Indonesia. Wiwid pernah membintangi ke-2 film layar lebar berjudul Tali Pocong Perawan 2, dan Pulau Hantu 2. Dalam ke-2 film tersebut, Wiwid berani memperlihatkan keseksian tubuhnya yang aduhai.

9. Debby Ayu

Dalam film layar lebar berjudul Married By Accident, Debby Ayu ditantang untuk memerankan sosok wanita seksi yang kerap menggoda para pria. Alhasil, Debby pun sukses memerankan tokoh tersebut dengan kualitas akting yang sangat memukau. Sejak itulah, Debby berhasil mendapatkan peran utama di berbagai film bergenre hot, seperti Pelet Kuntilanak, dan Jenglot Pantai Selatan.

10. Dewi Persik

Selain piawai bernyanyi dan bergoyang di atas panggung, rupanya Dewi Perssik juga piawai dalam memerankan adegan panas dalam berbagai film layar lebar. Hingga saat ini, artis yang akrab disapa Depe sudah berhasil membintangi 12 film layar lebar bergenre hot. Bahkan, beberapa film-film tersebut mengharuskan Depe untuk melakukan ranjang bersama lawan mainnya, di antaranya adalah Setan Budeg, Tiren (Mati Kemarin), dan Tali Pocong Perawan.

11. Julia Perez

Julia Perez memang tak perlu diragukan lagi untuk urusan keseksian tubuhnya. Itulah sebabnya, dirinya kerap ditawari bermain dalam sejumlah film panas seperti Arwah Goyang Karawang, Kutukan Arwah Santet, Rumah Bekas Kuburan, dan lain sebagainya.

12. Nikita Mirzani

Tahun 2012 adalah tahun keberuntungan bagi Nikita Mirzani. Pasalnya, di tahun 2012, Nikita banyak ditawari untuk bermain dalam film layar lebar bergenre hot seperti Nenek Gayung, Mama Minta Pulsa, Pacarku Kuntilanak Kembar, dan Tali Pocong Perawan 2. Ke-4 film tersebut rupanya tak lepas dari adegan panas Nikita yang akhirnya sukses melambungkan namanya di dunia hiburan.


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More