Kamis, 29 Agustus 2013

Mengenang Kembali Aktor Laga Hollywood Era 80-90an

Aktor laga Hollywood Vin Diesel yang populer di saga Fast and Furious makin mengukuhkan namanya di jajaran atas bintang laga Hollywood setelah mencatatkan namanya di Hollywood Walk of Fame pada tanggal 26 Agustus yang lalu.

Dan dengan tercatatnya nama Van Diesel di Hollywood Walk of Fame maka beliau menjadi bintang ke-2504 dalam sejarah Walk of Fame.

Sepak terjang dan perjuangan Vin Diesel dalam meniti karier sebagai bintang laga Hollywood memang sudah cukup lama, sejak sebelum namanya dikenal melalui proyek indie berjudul Multi Facial produksi tahun 1994, dan sekarang Vin Diesel berhasil menjadi bintang laga papan atas.

Kita mengenal Vin Diesel sebagai bintang laga masa kini bersama bintang-bintang laga lainnya seperti Jason Statham, Matt Damon, Dwayne Johnson, Mark Whelberg dll. Sebelum mereka, penggemar film laga era 80-an pasti mengenal nama-nama kondang para senior mereka seperti Bruce Willis, Arnold Schwazenegger, Silvester Stallone yang sampai saat ini  namanya masih begitu terkenal terutama setelah pertemuan para bintang laga senior ini di reuni mereka yang menghebohkan di The Expendables 1 & 2.

Para penggemar film laga era 80an pasti mengenal nama-nama lain selain Bruce Willis, Arnold Schwazenegger dan Silvester Stallone. Selain nama-nama bintang laga yang kami sebutkan tadi, para penggemar film laga era 80a-n pasti familiar juga dengan nama-nama berikut di bawah ini seperti :

- Jean-Claude Van Damme

Bagi kita nama Van Damme sudah tak asing lagi terutama sejak penampilanya di BLOODSPORT (1988), UNIVERSAL SOLDIER (1992), HARD TARGET (1993), dan TIMECOP (1994). Aktor yang pernah berlatih ballet saat berusia 16-21 tahun ini adalah juara bela diri dan juga binaraga. Selama hampir lima tahun (sekitar tahun 1975-1980), Van Damme mengikuti berbagai kejuaran bela diri dan selalu menang TKO. Pada 1982, Van Damme hijrah ke Amerika untuk mendalami karir akting dan cukup sukses dengan beberapa film box office dan membintangi film low-budget, dan mayoritas perannya adalah protagonis. Dan pada tahun 2012 kemarin kita melihat penampilannya di The Expendables 2 sebagai vilian yang diuber-uber oleh kawanan Stallone dan konco-konconya.

- Steven Seagal
Kalem, tenang, mematikan dan tak banyak bicara itulah yang tergambar dari sosok Steven Seagal saat menghajar musuh di setiap filmnya. Karakter Steven membawa suasana baru di tengah-tengah film action 80-90an yang lebih didominasi darah dan aksi tunjuk otot serta adu jotos yang cukup ekslipsit. Dengan gaya kalem dan kerapihannya, Seagel sukses lewat film HARD TO KILL (1990), UNDER SIEGE (1992), UNDER SIEGE 2 (1995)

Aktor laga yang tinggi-nya 193cm ini mempunyai keahlian dan ciri khas sebagai berikut: master Aikido, Kendo, Karate, Judo, meski lebih banyak menggunakan aikido di setiap filmnya. Kerap membawa pistol otomatis jenis Colt M1911A1. Selalu tampil rapi, rambut klimis dikuncir kuda, suara berat dan parau. Seorang penyanyi dan juga gitaris dan merilis album Songs from the Crystal Cave (2005), aktifitis lingkungan dan binatang. Berbicara bahasa Jepang dengan sangat lancar.

- Chuck Norris
Penikmat laga jadul pasti tidak akan asing dengan sosok yang satu ini. American cowboy dengan tampang yang brewokan. Angkat nama lewat serial televisi Walker, Texas Ranger mengingatkan kita pada sosok Chuck Norris dengan topi koboi, jubah dan senjata laras panjangnya. Penganut Kristen taat ini pernah menjadi murid Bruce Lee dan karena seringnya memerankan tokoh tangguh, image tersebut terus melekat pada dirinya hingga saat ini. Beberapa filmnya yang cukup tenar adalah CODE OF SILENCE, THE DELTA FORCE, dan FIREWALKER yang semuanya masih mengandalkan kemampuan bela dirinya. Aktor yang lahir pada tanggal 10 Maret 1940 ini pada tahun 2012 kemarin ikut bergabung bersama Stallone di The Expendables 2.

- Dolph Lundgren
Dolph mencuri perhatian saat menjadi petinju Rusia (Ivan Drago) saat dihajar Sylvester Stallone di film ROCKY IV (1985). Di era 80-90an, karir Dolph bisa disejajarkan dengan rekan seangkatannya seperti Arnold Schwarzenegger, Sylvester Stallone dan Steven Seagal, meski tidak banyak film-filmnya yang tembus box-office. Filmnya yang cukup tenar adalah THE PUNISHER (1989), MASTERS OF THE UNIVERS (1987), beradu akting bersama Keanu Reeves di Johnny Mnemonic (1995), dan menjadi sutradara untuk beberapa film yang tentu saja masih bergenre martial art.

Tanggal Lahir: 3 November 1957, Stockholm, Stockholms lan, Sweden
Tinggi: 1,96m
Keahlian/Ciri khas: Tae Kwon Do, Karate (meraih gelar kejuaraan Karate Eropa dan Australia periode 1980-1982), Masters Degree Teknik Kimia (University of Sydney, Australia), dan pada 1983 meraih beasiswa di MIT (Massachusetts Institute of Technology), menjadi team leader Olympic Pentathlon Team

- Frank Zagarino
Aktor laga era 80-an ini dikenal pemirsa publik Indonesia lewat aktingnya di film WITHOUT MERCY, produksi Rapi Film. Film yang dirilis pada 1995 ini menjadi fenomenal gara-gara adegan panas antara Frank dan Ayu Azhari, bahkan cuplikan adegan itu sering didownload sampai saat ini. Di film tersebut, aktor yang selalu membintangi film laga kelas B ini beradu akting dengan Frans Tumbuan dan Advent Bangun. Frank sendiri mengawali karir aktingnya di film BARBARIAN QUEEN (1985), dan sejak saat itu Frank cukup sering membintangi film-film laga produksi Eropa dan menerima tawaran untuk film produksi Asia seperti dari Korea dan Indonesia. Aktor yang dikenal lebih banyak menggunakan senjata ketimbang adu fisik ini juga pernah muncul di video game Command and Conquer: Tiberian Sun dan sampai saat ini masih aktif di dunia perfilman sepanjang era 80an sampai 2008. Bahkan di film SPIKER (2007), Frank menjadi aktor, sutradara dan juga produser.

Aktor yang bertanggal lahir 19 Desember 1959 ini mempunyai ciri khas tatapan mata dingin, rambut gaya spiky warna pirang. Menjadi cyborg di beberapa filmnya, termasuk Project Shadowchaser (1992)

-Mark Dacascos
Jika ditanya siapa aktor laga tampan era 90-an? Mark Dacascos bisa jadi salah satu jawabannya. Dari sisi paras, Mark Dacascos bisa dibilang aktor laga yang cukup ganteng dibanding aktor laga di zamannya. Maklum Mark lahir dari ayah keturanan Filipina-Spanyol-China, dan ibu keturunan Irlandia-Jepang, jadi secara performance Mark memiliki nilai lebih untuk 'dijual' di dunia hiburan. Urusan bela diri, Mark pernah menjadi juara di kejuaraan Karate dan Kungfu saat di usia 7-18 tahun. Mark menjadi cukup populer sejak membintangi film ONLY THE STRONG (1993), dengan gaya khas Capoeira-nya, dan tampil apik di DOUBLE DRAGON. Mark pun sempat muncul di tiga video game untuk Wii. Saat ini, Mark tetap aktif di dunia hiburan, seperti menjadi musuh Jet Li dan beradu tinju serta tendang di  CRADLE 2 THE GRAVE dan menjadi jagoan serial TV anak-anak, KAMEN RIDER DRAGON KNIGHT.

- Matthias Hues
Bisa jadi banyak yang tak ingat dengan nama aktor satu ini, tapi melihat dari fotonya, kita akan teringat dengan pria berbadan kekar dan kerap kali menjadi antek-antek musuh atau sekedar penjahat idiot yang selalu gagal dalam aksinya. Berawal dari olahragawan, Hues memilih jalur seni peran spesialis film laga, dan namanya mulai dikenal sejak perannya sebagai Alien di film I COME IN PEACE (1990) dan beradu akting dengan Dolph Lundgren.





- Don "The Dragon" Wilson
Jika aktor laga lain biasa pamer ilmu bela diri di layar kaca untuk tujuan komersil, Don Wilson justru mencatat prestasi di 11 kejuaraan kickboxing dunia. Dengan talentanya di dunia martial art, Don pun disunting sutradara film laga kelas B, Roger Corman, untuk menjadi pemain utama di serial Bloodfist I - 8 mulai periode 1989-1996. Don juga sempat tampil di fim kelas A, BATMAN FOREVER (1995) sebagai ketua geng.





- Bolo Yeung
Mendengar namanya mungkin bagi sebagian penggemar martial art era 80an, kurang familiar, tapi kalau kita menyebut nama Chong Li, ingatan para penggemar film martial art era 80-an pasti akan langsung tertuju pada pria ini. Ya... pria berbadan besar ini sangat lekat dengan karakternya sebagai Chong Li di film BLOODSPORT (1987). Di film itu Bolo tampil mengesankan saat beradu akting dengan Van Damme dalam sebuah laga berdarah. Gesture Bolo saat menghajar Van Damme begitu legendaris, mulai dari gerakan dada, mata melotot tajam, tak banyak kata, dan hanya tiga kata yang diucapkannya dengan mendalam, "You're Next!", dan adegan tersebut menjadi adegan yang diingat penggemar martial art jadul. Bolo kerap tampil sebagai bad guy di film-film berbudget rendah, dan bermain bersama Bruce Lee di film ENTER THE DRAGON (1973). Bolo adalah murid Bruce Lee, meski akhirnya mereka berdua menjadi sahabat dekat dan banyak menghabiskan waktu berdiskusi tentang kungfu, sebelum Bruce wafat.

- Danny Trejo
Kita pasti ingat dengan pria tinggi, berotot, berwajah bopeng dengan tato di dada dan lengan di film CON AIR, DESPERADO, POINT BLANK? Ya, dialah Danny Trejo. Aktor yang langganan peran-peran bad-guy hampir di dua dasawarsa karirnya di dunia seni peran. Wajah 'bengis' dan tatapan matanya dingin membuat Danny selalu ketiban peran sebagai pembunuh berdarah dingin. Ya, tak heran di hampir semua filmnya, Danny selalu mendapat julukan yang tak jauh-jauh dari senjata tajam. Seperti (Machete di Spy Kids), Razor Charlie (From Dusk till Dawn), Navajas (pedang khas Spanyol di Desperado), dan Cuchillo (pisau khas Spanyol di Predators). Tapi disadari atau tidak, peran Danny sangatlah vital. Tanpa karakter Danny, jagoan tak akan ada artinya.

Aktor yang pada tahun 2013 ini menjadi pemeran utama di sequel Machete yaitu Machete Kills di film-filmnya mempunyai ciri khas dengan spesialis bad-guy, mahir menggunakan berbagai senjata tajam, tato besar di dada bergambar wanita mengenakan sombrero

- Michael Dudikoff
Penggemar film aksi laga era 80an pasti tidak asing dengan judul film American Ninja yang diproduksi sampai beberapa seri. Dan American Ninja membuat nama Michael melambung, meski hanya sempat main di seri I-II. Hampir semua film yang dibintangi Michael adalah film low-budget dan mayoritas film/serial TV action yang sebagian besar diproduksi tahun 80an.






- Chyntia Rothrock
Sebelum publik mengenal Angelina Jolie sebagai jagoan cewek tangguh di film-film action, nama Cynthia Rothrock patut diperhitungkan. Ibu satu ini memang spesialis film laga berbudget rendah di era 80an, dan lebih banyak menjadi bintang tamu bahkan pemain utama di film-film produksi Asia, temasuk Indonesia dan Hongkong. Bisa dibilang Rothrock adalah satu-satunya jagoan wanita yang menjadi hero di perfilman Hongkong, mengingat saat itu sosok Hero selalu diperankan aktor lokal dan aktor asing kerap berperan menjadi bad-guy.

Master beladiru yang tingginya cuma 160cm ini adalah pemegang sabuk hitam di beberapa perguruan bela diri (Tang Soo Do, Tae Kwon Do, Eagle Claw, Wu Shu dan Northern Shaolin). Lima kali juara Karate untuk periode 1981-1985, dan khas dengan tendangan Scorpion Kick

Artikel Terkait

1 komentar:

Huda Gamu mengatakan...

info menarik, kunjung balik ya

Posting Komentar

Silahkan komentarlah dengan baik...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More