Tampilkan postingan dengan label Horror Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Horror Movie. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 November 2015

Ju-on 4: The Final Curse (2015) ~ Menguliti Misteri Kutukan Toshio


Usai Ju-on: The Beginning of the End, pada akhirnya misteri cara kemunculan hantu Toshio pun baru benar-benar terungkap di film terbaru yang kini sudah tayang di Indonesia, Ju-On 4: The Final Curse.

Film yang secara global dikenal sebagai Ju-on: The Final Curse dan di Jepang disebut dengan judul Ju-on: The Final ini, membeberkan banyak hal yang dirasa masih misteri dan menggantung pada film sebelumnya. Meskipun begitu, kisah film ini dan 'The Beginning of the End' memiliki alur cerita alternatif (terpisah) dalam menggambarkan awal mula kutukan mengerikan di dua film pertama.

Masih menggunakan format yang sama seperti seri-seri sebelumnya, yaitu alur cerita dalam beberapa segmen untuk masing-masing karakter, nuansa mencekam dengan hantu yang sama masih menjadi tema utama film ini.

Judul yang diberi embel-embel 'The Final' barangkali memberi harapan kepada beberapa penonton agar segala sesuatu terkait franchise Ju-On terpecahkan hingga setidaknya tidak memberikan efek klimaks yang menggantung.

Lalu, apakah embel-embel The Final benar-benar menggambarkan isi film ini? Ada baiknya kita simak dulu garis besar ceritanya.

Bagi yang telah menyaksikan Ju-on: The Beginning of the End, tentu masih mengingat karakter guru muda bernama Yui Shono yang diperankan oleh Nozomi Sasaki. Ia mengalami nasib mengerikan setelah menyelidiki muridnya yang bernama Toshio Saeki karena tak masuk sekolah selama seminggu.

Nah, di film ini kita akan mengetahui kalau Yui ternyata menghilang dan film pun secara garis besar mengambil sudut pandang Mai Shono (Airi Taira) yang merupakan kakak kandung Yui.

Mai yang tinggal bersama kekasihnya, Sota Kitamura (Renn Kiriyama) mulai bertanya-tanya ke mana gerangan Yui karena pihak sekolah sang adik selalu menghubunginya. Dilanda rasa penasaran, Mai pun mulai dihantui sosok Toshio dan bayangan Kayako di dalam mimpi maupun halusinasi.

Mai pun mulai menyelidiki hilangnya Yui, sementara Sota juga ikut terbawa kutukan meskipun masih dalam tahap ringan. Di sisi lain, seorang siswi bernama Reo (Nonoka Ono) dan ibunya, kedatangan seorang tamu, yaitu anak dari pamannya (keponakan) yang bernama Toshio.

Reo merasa gelagat Toshio selama berada di rumahnya sangat aneh. Selain itu, ternyata di sekolahnya ia ternyata bergaul dengan Midori dan Madoka yang salah satu dari keduanya memiliki kaitan erat dengan kejadian mengerikan di rumah terkutuk pada masa lalu.

Semenjak Toshio pindah ke rumah Reo, berbagai kejadian aneh nan menyeramkan pun menghantui dirinya dan kedua temannya yang pernah bermain ke rumahnya itu. Alhasil, ia dan sang ibu harus menghadapi kenyataan mencekam yang mengancam ketenangan hidup mereka.

Sementara itu, penyelidikan Mai berujung pada sebuah kenyataan yang belum pernah ada dalam kisah-kisah sebelumnya. Dari sini, akhirnya secara intens misteri hantu Toshio dan Kayako Saeki yang mengerikan, mulai terjawab dengan akhir cerita yang membuat penonton tak berdaya melupakan kutukan rumah hantu dalam kisah Ju-On.

Apa yang hendak ditawarkan dalam film ini adalah kengerian yang mampu meneror rasa takut setiap penonton, terutama bagi siapapun yang mengalami paranoid serta ketakutan parah bagi yang mempercayai eksistensi hantu-hantu jahat.

Ciri khas Ju-On yang menggunakan gerak-gerik mengerikan Toshio dan Kayako, masih dipertahankan dalam film ini. Beruntungnya bagi yang gemas dengan konsep tiga film sebelumnya, di sini kita bisa menyelami lebih dalam rasa takut calon korban yang diteror untuk dihabisi oleh Kayako.

Di film ini juga kita bisa menyaksikan bagaimana cara hantu Kayako membuat para korbannya memiliki jasad mengerikan sebelum mereka meregang nyawa. Bagaimana Kayako bisa muncul di mana saja, kapan saja, dan caranya mengawasi siapa saja yang bersinggungan dengan Toshio dan kutukan darinya, sangat jelas ditampilkan.

Lalu, bagaimana misteri rumah kutukan dimulai pun digambarkan dalam suasana yang membuat bulu kuduk merinding. Bagi pecinta film horor mistik, Ju-On 4: The Final Curse rasanya bisa menjadi sebuah tontonan yang layak ditonton dan sangat menarik untuk dinikmati.

Meskipun begitu, film ini memiliki kelemahan dalam hal membawakan akting para pemainnya. Sutradara Masayuki Ochiai belum terlalu bisa mengarahkan para pemain dengan sempurna saat mereka dilanda rasa takut. Berbeda dengan Takashi Shimizu yang piawai dalam memainkan akting para pemain di dua film sebelumnya meski berpegang pada naskah yang tak terlalu istimewa.

Bagaimanapun, ada baiknya jika film ini ditonton bersama teman-teman atau kerabat, karena konsepnya yang boleh dibilang sangat mengerikan jika disaksikan dengan keluarga dan pasangan hidup. Jika penasaran dengan film ini, langsung saja download filmnya DISINI...

Rabu, 11 Maret 2015

The Woman In Black 2: Angel of Death (2015) ~She Never Forgives, She Never Forget, She Never Left~

40 Tahun setelah kejadian/terror yang dialami oleh Arthur Kipps di rumah horror Eel Marsh, tepatnya pada saat Perang Dunia ke-2, rumah kosong Eel Marsh ditempati oleh sejumlah anak-anak sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Jean Hogg (Helen McCrory) dan bu guru Eve Parkins (Phoebe Fox). Mereka mengungsi dari London setelah banyaknya bom yang dijatuhkan oleh pesawat-pesawat tempur Jerman, membuat Kota London porak poranda, hal tersebut mengakibatkan para anak-anak yang sekolahnya terkena bom dirasa sudah membuat sekolah tersebut tidak lagi aman untuk anak-anak.

Anak-anak sekolah yang berumur belasan tahun tersebut, merasa nyaman-nyaman saja, pada saat tinggal di rumah berhantu Eel Marsh. Yang sering diganggu mimpi buruk adalah sang ibu guru Nn. Parkins. Sampai pada suatu ketika ketenangan anak-anak tersebut diusik oleh penampakan-penampakan hantu wanita berbusana hitam. Hingga beberapa anak menjadi korban keganasan hantu tersebut.

The Woman In Black 2: Angel of Death.


Inilah film horror thriller yang mengawali tren film horror di tahun 2015. Film yang telah hadir di bioskop-bioskop dunia termasuk Indonesia media Januari 2015 lalu ini, adalah sequel dari The Woman In Black (2012) yang sukses mendulang jutaan dollar pada saat tayang. Film yang mengisahkan perjuangan si ibu guru cantik Eve Parkins dalam menyelamatkan anak-anak didiknya terutama si anak pendiam Edward dari terror Hantu Perempuan Berbusana Hitam ini, telah sukses membuat para penonton bioskop umumnya dan para penggemar film horror khususnya, berteriak-teriak ketakuatan dan kaget serta deg-deg-an menahan nafas sepanjang sekitar 98 menit penayangan The Woman In Black 2: Angel of Death.

Betapa tidak membuat penonton menjerit-menjerit ketakutan selama menyaksikan film horror ini ? Gimick-gimick seram dipadu dengan backsound suara yang membuat jantung berdebar-debar menahan rasa cemas dan takut berhasil dibangun di film yang disutradarai oleh Tom Harper ini. Sungguh mampu mebuat kita menutup mata dengan tangan karena merasa takut, tapi penasaran ingin melihatnya.

Bagaimana, Movie Mania sudah sempat menonton film ini kah ?? Kalau belum silahkan Anda pergi ke bioskop terdekat di kota Anda, siapa tahu film ini masih tayang. atau kalau udah turun layar, Download aja filmnya DISINI . Tapi saran, HATI-HATI, PADA SAAT MENONTON FILM INI, MENDING RAME-RAME, JANGAN SENDIRIAN... :p




Kamis, 07 Agustus 2014

Deliver Us from Evil (2014) ~Ketika Polisi Menyelidiki Kejadian Supranatural~


Ralph Sarchie (Eric Bana) merupakan polisi malam yang bertugas di kawasan Bronx Selatan, New York. Suatu hari, kasus KDRT yang dialami seorang wanita bernama Lucinda menyeretnya pada rentetan anomali. Rentetan peristiwa aneh seperti aksi seorang ibu yang melempar anaknya ke parit hingga penemuan mayat di ruang bawah tanah kemudian menderanya.

Ditemani pastur nyentrik bernama Mendoza (Edgar Ramirez), Sarchie berusaha mengungkap latar belakang kejadian supranatural yang ia alami. Apakah benar semua terhubung dengan tempat pemujaan setan yang ditemukan di Irak.

Deliver Us from Evil merupakan besutan teranyar Scott Derrickson setelah tahun 2012 lalu sukses mencuri perhatian lewat Sinister. Film yang turut diproduseri oleh Jerry Bruckheimer ini diadaptasi berdasar buku BEWARE THE NIGHT rilisan 2001 karya mantan polisi New York bernama Ralph Sarchie.

Mengingat track record sang sutradara sebelumnya, kemungkinan besar kita bakal berekspektasi cukup tinggi terhadap film ini. Dipastikan akan muncul pertanyaannya seperti, Apa yang akan dilakukan Scott usai horor pengusiran setan THE EXORCISM OF EMILY ROSE atau kepingan rahasia di rumah berhantu yang dihuni Ethan Hawke.

Dan ternyata sutradara berkacamata ini mampu mempresentasikan film terbarunya dengan cukup baik. Scott berhasil memuat penasaran penonton mengenai teka-teki yang mulai digulirkan dalam naskah olahan Paul Harris Boardman. Juga sekuens ketegangan yang pasti sukses membuat terhenyak dari kursi.

Sayang begitu film ditutup, penonton akan mendapati sebuah antiklimaks, sebuah akhir menganga tanpa jawaban. Mungkin Derrickson bermaksud untuk setia pada kisah Sarchie asli seperti yang tertuang dalam memoar. Bahwa tak ada kejadian gaib yang mampu dijelaskan secara nalar. Namun seharusnya ia bisa andai mau melakukan eksplorasi untuk akhir yang lebih 'manis'.

Meski begitu Deliver Us from Evil tidak terlampau mengecewakan dalam meramaikan deretan film musim panas tahun ini. Walau jujur saja, masih di bawah karya horor Scott Derrickson sebelumnya.

Link Free Download film Deliver Us from  Evil ada DISINI

Rabu, 02 Juli 2014

I Spit on Your Grave 2 ~Masih Seputar Kejamnya Suatu Pembalasan Dendam~


Dikisahkan, Katie (Jemma Dallender) seorang wanita muda, mantan model amatir yang agentnya di New York mengalami kebangkrutan sedang mencari pekerjaan --masih sebagai model--. Namun ternyata, meskipun dia sudah mempunyai pengalaman sebagai model, untuk menjadi model yang profesional tidaklah segampang yang dikira. Apalagi pada saat dirinya sedang membutuhkan portofolio, dan untuk membuat itu, diperlukan seorang photografer profesional yang harganya tidaklah murah, terutama bagi Katie yang masih model amatiran dan nyambi kerja sebagai pelayan restoran.

Akhirnya dia memilih untuk memakai jasa potographer murah untuk membuat portofolio baru. Awalnya berjalan lancar, tapi menjadi menjengkelkan bagi Katie ketika sang potographer menyuruhnya untuk membuka bajunya saat sesi foto.

Merasa kesal dengan perlakuan sang potographer, Katie pun pulang. Ketika sampai diapartemennya, ternyata sang asisten potographer yang bernama Georgy memberinya hasil poto sekaligus meminta maaf kepada katie atas perlakuan rekannya. Tapi ternyata itu semua hanya akal-akalan Georgy saja, karena niat sebenarnya adalah untuk memperkosa Katie. Mendengar keributan dari kamar disebelahnya, Jayson pun langsung mendatangi kamar Katie, tapi sesampainya disana Jayson langsung dihabisi oleh Georgy. Karena hal ini akhirnya Georgy pun menelpon temannya untuk membantu membereskan semua hal yang telah dilakukannya, untuk itu akhirnya Katie disekap disebuah ruangan yang dia tidak ketahui ada dimana.


I Spite on Your Grave 2 (2013) adalah sequel dari I Spit on Your Grave (2010) yang kalau dilihat dari benang merah cerita, kedua film tersebut sama sekali tidak kesinambungannya. Dua film tersebut, masing-masing berdiri sendiri-sendiri.

Ide cerita film kedua ini jelas sekali tidak jauh berbeda dari film yang pertama, diperkosa lalu membalas dendam dengan orang-orang yang membuatnya terluka. Cara balas dendamnya pun setipe dengan film yang pertama, yaitu membunuh para penjahat sesuai dengan perlakuan mereka terhadap Katie. Lalu apa yang membuat film ini beda dengan I Spit on Your Grave (2010)? Menurut saya yang berbeda cuma pemeran utama, pekerjaannya, serta para pelaku yang memperkosanya. Itu Saja !!

Dibandingkan di film yeng pertama, di film yang kedua ini, Steven R. Monroe selaku sutradara, sepertinya nanggung. Beliau terkesan ingin menampilkan kebejatan yang maksimal tapi jadi malah minimal. Selain cara jebak para pelaku yang terkesan biasa-biasa aja, kalo tidak mau dibilang terlalu mudah, cara-cara menghukum pelaku terkesan dipaksakan. Misalnya saja, di akhir film, penis pelaku dijepit sebuah alat yang jika alat itu diputar, penisnya akan makin terjepit. Hanya saja karena tidak mau terang-terangan menampilkan alat kelamin pria, kita yang nonton bertanya-tanya, diapain tuh? Apaan, tuh? Batang atau biji? Tidak jelas. ! Lalu, kalau memang tidak jelas seperti itu, sekalian saja penyiksaannya tidak usah di wilayah itu, hehehehe :p

So, well, ini memang cuma sekedar film hiburan, namun ini film jelas-jelas bukan film yang cocok untuk ditonton bersama keluarga di ruang keluarga. Film ini cuma untuk konsumsi para pecinta gore atau kekerasan. Tidak lebih !!

Link Free Download Film I Spit on Your Grave 2 ada DISINI

Mau nonton streaming film I Spit on Ypur Grave 2 silahkan kesini

Senin, 16 Juni 2014

World War Z (2013) ~Serangan Zombie Yang Menjadi Kiamat Dunia~

World War Z mengisahkan tentang wabah penyakit yang tersebar melalui virus mematikan yang menjadikan umat manusia menjadi zombie yang sadis dan beringas cuma dalam kurun waktu hitungan detik, dan virus tersebut menyebar dengan sangat cepat ke seantero dunia. Virus yang dapat merubah manusia berakal menjadi mayat hidup tersebut telah menimbulkan kekacauan dan kiamat bagi umat manusia bukan hanya di Amerika tapi di seluruh dunia.

Gerry Lane (Brad Pitt) mantan anggota PBB yang berpengalaman dilapangan dan banyak terlibat dalam situasi di medan-medan konflik, ditugasi kembali untuk menemani seorang dokter ahli virus dari Harvard, Andrew Fassbach (Elyes Gabel) guna mencari obat untuk mengatasi zombie-zombie tersebut ke tempat pertama virus tersebut menyebar, Korea Selatan.

Gerry semula menolak tugas tersebut, namun demi tetap menyelamatkan istrinya, Karin (Mireille Enos) dan kedua putrinya agar tetap berada di zona aman, diapun akhirnya pergi bersama Andrew dan tim buatan PBB untuk mencari asal virus tersebut berasal dan mencari vaksin sambil berharap menemukan jawaban atas bencana yang mengancam populasi umat manusia dimuka bumi.

Gerry dan Fassbach terbang ke Camp Humphreys , sebuah pangkalan militer di Korea Selatan , di mana mereka diserang oleh zombie. Berlari kembali ke dalam pesawat, Fassbach slip, jatuh dan sengaja menembak dirinya. Setelah diselamatkan para tentara yang masih hidup, dibawah pimpinan Kapten Speke, Gerry mempelajari bahwa virus tersebut sengaja di infeksikan oleh dokter kepada seorang tentara yang lumpuh kaki-nya, yang akhirnya dibakar hidup-hidup oleh tentara lainnya yang masih hidup. Gerry dipertemukan dengan seorang mantan agen CIA yang dipenjara di pangkalan yang memberitahu Gerry untuk pergi ke Yerusalem dan berbicara dengan agen Jurgen Warmbrunn (Ludi Boeken).

Dalam keheningan, Gerry dan teamnya diam-diam bersepeda menuju ke pesawat mereka. Zombie yang tertarik dengan suara tidak mengindahkan Gerry dan lain-lain. Namun tiba-tiba Handphone Gerry menerima panggilan dari Karin istrinya dan mengeluarkan nada dering yang keras hingga menyebabkan Zombie menyerang mereka. Dalam perjuangan melawan serangan Zombie, Kapten Speke terinfeksi dan melakukan bunuh diri, sementara Gerry berhasil melarikan diri ke Yerusalem bersama pilot.

Di Yerusalem , Gerry bertemu Jurgen Warmbrunn, yang menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, ia telah mendengar dan menanggapi dengan serius sebuah pesan bahwa bahwa pasukan India sedang memerangi Rakshasa (" zombie "). Akibatnya, Israel bereaksi lebih cepat terhadap bahaya daripada negara lain. Kota itu sendiri tertutup oleh benteng yang sangat tinggi dan dijaga ketat. Banyak orang yang selamat dari infeksi hidup dengan tenang di balik benteng di Kota Yerusalem. Namun, sebuah perayaan yang menimbulkan suara keras hingga keluar dari benteng menarik perhatian para zombie untuk menaiki benteng tersebut dan berhasil masuk ke kota Yerusalem serta menginfeksi para penduduk disana.

Dalam serangan zombie yang menimbulkan kepanikan tiada tara tersebut, Jurgen memerintahkan beberapa tentara Israel untuk mengawal Gerry kembali ke pesawatnya. Dalam perjalanan, Gerry melihat zombie mengabaikan seorang pria tua dan seorang anak laki-laki kurus. Salah seorang tentara pengawal, yang dari pangkatnya diketahui sebagai, Segen/letnan (Daniella Kertezs), kena digigit oleh Zombie. Dengan cepat Gerry memotong tangannya Segen untuk menghentikan infeksi zombie dari penyebaran lebih lanjut. Menemukan bahwa pesawatnya telah meninggalkan, Gerry dan Segen melarikan diri pada sebuah pesawat komersial Yerusalem yang dengan panik akan lepas landas.

Di pesawat, Gerry mendapat pencerahan. Dalam berbagai kasus sebelumnya, tampak seolah-olah zombie tidak menyerang orang yang penyakitan. Dia menelpon istrinya dan berbicara dengan Thierry. Dia meminta Thierry untuk menemukan fasilitas Organisasi Kesehatan Dunia yang terdekat dari Israel dan meminta pilot untuk menerbangkan mereka ke Cardiff tempat dimana fasilitas WHO terdekat berada.

Lalu berhasilkah Gerry tiba di Cardiff dan mendapatkan serum anti virus Zombie, padahal tanpa sepetahuan penumpang yang lain, di pesawat komersial tersebut, tersembunyi Zombie ??



Cerita tentang horror yang mencekam yang ditimbulkan oleh serangan mayat hidup yang terinfeksi virus atau lebih kenal dengan nama zombie, memang bukan cuma pertama kali ini diangkat k elayar lebar oleh para sineas Hollywood, masih banyak film yang lain, sebut saja misalnya Resident Evil.

Namun, hal tersebut tidak membuat film yang diangkat berdasarkan cerita buku novel terbitan tahun 2006, hasil karangan Max Brooks ini meenjadi basi dan tidak mempunyai nilai lebih. Justru bahkan, TEGANG DARI AWAL HINGGA AKHIR, adalah kata yang dapat saya gambarkan setelah menonton World War Z. Dengan durasi 116 menit, film yang dibintangi Brad Pitt ini seakan tidak memberikan Anda kesempatan untuk mengatur nafas sejenak. Kesadisan para zombie ini dipastikan akan memacu ketegangan yang maksimal.

Sebuah gambaran Perang Dunia antara manusia dan zombie itulah yang ingin digambarkan Marc Forster selaku sutradara World War Z. Marc mengemas dengan apik film ini berkat dukungan naskah yang kuat dari Matthew Michael Carnahan (State of Play), Drew Goddard (The Cabin in The Woods dan Cloverfield) dan Damon Lindelof (Star Trek Into Darkness dan Prometheus) hingga membuat film ini sungguh sangat sayang untuk dilewatkan.

Film World War Z tayang serentak di bioskop-bisokop dunia mulai tahun lalu, atau tepatnya tanggal 21 Juni 2013. Bagi Movie Mania yang pada saat penayangan film ini belum sempet menonton film ini, mungkin bisa mencari DVD-nya untuk menikmati film World War Z.

Atau bagi Movie Mania yang gemar download film melalui internet, silahkan file film ini, bisa didownload DISINI...

World War Z
Directed by Marc Forster Produced by Brad Pitt Dede Gardner Jeremy Kleiner Ian Bryce Screenplay by Matthew Michael Carnahan Drew Goddard Damon Lindelof Story by Matthew Michael Carnahan J. Michael Straczynski Based on World War Z by Max Brooks Starring Brad Pitt Mireille Enos James Badge Dale Matthew Fox Music by Marco Beltrami Cinematography Ben Seresin Editing by Roger Barton Matt Chesse Studio Skydance Productions Hemisphere Media Capital GK Films Plan B Entertainment Distributed by Paramount Pictures Release dates June 2, 2013 ( London ) June 21, 2013 (United States, United Kingdom) Running time 116 minutes Country United Kingdom United States Language English Budget $190 million Box office $540,007,876

Jumat, 13 Juni 2014

OCULUS (2014) ~Kamu Akan Melihat Apa Yang Ingin Kamu Lihat~

Cerita horror tentang seseorang yang yang kerasukan setan atau mungkin meminjam istilah orang Indonesia disebut dengan “kesurupan” sudah seringkali diangkat ke layar lebar bukan hanya oleh sineas Indonesia tapi juga sineas Hollywood. Bagi para penggemar film horror, pasti tidak akan asing dengan film bergenre sejenis yang legendaris The Exorcist (1973).

Kini, cerita tentang seseorang yang kerasukan diangkat juga ke layar lebar oleh sutradara Mike Flanagan yang menvisualisasikan hasil penulisan skenario dari dia sendiri dan Jeff Howard yang bercerita tentang seorang ibu moderen lemah lembut penyayang yang mendadak berubah menjadi ganas beringas setelah melihat penampakan dari sebuah cermin terkutuk yang dipandanginya.

Cerita dibuka dengan kisah Tim Russell (Brenton Thwaites) yang dirawat di panti rehabiltasi mental (RSJ) karena diduga membunuh keluarganya pada waktu masih kecil kepada dokter yang merawatnya tentang mimpi-mimpinya selama ini yaitu bayangan dirinya bersama kakak perempuannya Kaylie Russell, ketika masih kecil menerima terror dari pembunuhan keluarganya yang lalu tiba-tiba sosok Tim yang sudah dewasa menodongkan pistol hendak membunuh kakaknya.

Atas diognosa dokter yang merawatnya, Tim-pun dibebaskan dan dijemput oleh Kaylie (Karen Gillan), yang baru saja menemukan cermin milik keluarga mereka di pelelangan. Cermin tersebut, dimiliki oleh keluarga mereka pada saat mereka pindah rumah, dan dipajang di kamar kerja ayahnya, 11 tahun yang lalu.

11 tahun yang lalu, sejak keberadaan cermin tersebut, kedamaian keluarga Russell terganggu. Beberapa keanehan sering terjadi dan yang seringkali melihatnya adalah Kaylie. Seperti tiba-tiba ada sosok wanita yang sedang memijit mesra bahu sang ayah, Allan Russell (Rory Cochrane) di kamar kerjanya yang oleh Allan, sosok tersebut diyakini sebagai Marisol, hantu perempuan yang keluar dari cermin. Sikap Allan-pun mulai berubah, selain menjadi dingin dan pemarah, dia pun jadi lebih sering menghabiskan waktunya di kamar kerja dan melarang semua anggota keluarganya masuk ke kamar kerjanya. Melihat sikap suaminya yang menjadi berbeda, sang istri, Marie Russell (Katee Sackhoff) mulai menjadi jengkel dan uring-uringan serta memendan rasa cemburu. Pernah suatu ketika, anjing mereka yang tak henti-hentinya menggonggong di depan kamar kerja Allan, saking jengkelnya anjing tersebut dimasukkan ke dalam kamar kerja tersebut dan dikunci. Ketika dibuka kembali, anjing itu lenyap entah kemana. Hal tersebut memicu pertengkaran-pertengkaran antara Allan dan Marie dan anak-anak mereka sering mendengarnya. Puncaknya adalah, dengan penuh kejengkelan, Marie masuk ke kantor allan, pada saat suaminya tersebut sedang keluar dan memecahkan barang-barang di kantor Allan sambil menangis, lalu ketika melihat cermin, Marie bercermin memeriksa luka bekas operasi di perutnya yang dia yakini menjadi biang penyelewengan allan. Saat itulah, tiba-tiba Marie kerasukan mahluk yang ada di cermin tersebut, dan pada saat anak-anak datang hendak melihat ibunya yang menjerit histeris, marie malah mencekik Tim dan hendak membunuhnya. Anak-anak yang ketakutan lari keluar kantor allan, dan bersembunyi di balik pintu. Untung datang Allan yang merasa kaget melihat anak-anaknya, dan saat memeriksa kantornya, marie keluar menguber Tim dan Keylie yang lari ketakutan dan bersembunyi di kamar tidur mereka. Alan mengejar Marie yang ganas beringas, dan berhasil melumpuhkan marie. Semula alan menelpon paramedis dan ambulance untuk mengambil Marie yang terkulai lemas dalam pelukannya, tapi tiba-tiba ditengah percakapan telepon dengan petugas paramedis, alan mengurungkan niatnya dan seperti menerima perintah-perintah tertentu dari seberang telepon, yang lalu atas nama keamanan, Marie dikurung di kamarnya.

Keylie dan Tim yang merasa tidak tega melihat ibu mereka dikurung apalagi setelah melihat kondisinya yang dirantai oleh bapak mereka, menuntut Allan untuk mengobati Marie. Allan tidak menggubrisnya, malah sikapnya menjadi sinis. Melihat gelagat sang ayah yang berubah sikap, akhirnya keylie dan tim berusaha menghubungi dokter yang ternyata setelah mendengar penjelasan dari keylie tentang kondisi Marie, menyarankan agar keylie menghubungi pendeta untuk mengobati marie. Dengan diam-diam, keylie-pun berhasil mendatangkan pendeta, tapi ternyata pada saat datang ke rumah, sang pendeta itu ditolak oleh Allan.

Pada saat malam, allan membebaskan Marie. marie yang kerasukan mengejar-ngejar keylie dan tim hendak membunuh mereka. marie berhasil menangkap keylie dan mencekiknya disaksikan oleh Tim yang duduk di pojok sambil ketakutan. Melihat anaknya ketakutan dan hampir mati dalam cekikannya, Marie sadar dan melepaskan cekikannya. Lalu, tiba-tiba... DORR... terdengar suara tembakan, tubuh Marie ambruk ditembak mati oleh allan. Yang kemudian berbalik mengejar anak-anak hendak membunuh keduanya.

Dan siapa sebenarnya yang pertama kali kerasukan ???



Oculus, mengangkat kisah tentang terror mencekam dari sebuah cermin. Cermin tersebut mempunyai kutuk yang coba dikisahkan oleh sang sutradara kepada penonton melalui penjelasan dari keylie yang merekam kegiatannya untuk meyakinkan diriya bahwa itu memang cermin berhantu. Pada awal-awal film, adegan dibangun dengan lambat. Namun ternyata hal ini justru berhasil membangun ketegangan-ketegangan dan kepenasaran penonton. Kejutan-kejutan yang dihadirkan berhasil membuat kita yang menonton menahan nafas dan ikut merasakan ketakutan seolah-olah, terror tersebut hadir didepan kita sendiri. Selama kurang lebih 2 jam, jantung kita dipacu dan digedor dengan adegan-adegan tegang yang kita lihat dilayar.

Sayang alur cerita yang tumpang tindih antara kejadian masa lalu dan masa depan, saya rasa cukup mengganggu, namun mungkin hal ini dihadirkan untuk mencoba berkisah bahwa kita jadi dirancukan dengan antara kejadian nyata ataukah cuma khayalan.

But, so far, setelah tahun lalu kita berhasil dibuat menjerit-jerit ketakutan oleh para sineas Hollywood melalui film The Conjuring dan Insidious 2, lewat film ini-pun kita akan mendapatkan ketegangan yang sama...

OCULUS
Directed by: Mike Flanagan
Produced by: Marc D. Evans, Trevor Macy
Written by: Mike Flanagan, Jeff Howard
Based on: Oculus: Chapter 3 - The Man with the Plan by Mike Flanagan
Starring: Karen Gillan, Brenton Thwaites, Rory Cochrane, Katee Sackhoff
Music by: The Newton Brothers
Cinematography: Michael Fimognari
Editing by: Mike Flanagan
Studio: Blumhouse Productions, WWE Studios, Intrepid Pictures
Distributed by: Relativity Media
Release dates; September 8, 2013 (TIFF), April 11, 2014 (United States)
Running time: 103 minutes
Country: United States
Language: English
Budget: $5 million
Box office: $34,036,164

LINK FREE DOWNLOAD FILM OCULUS:

Untuk mendapatkan Link Free Download film OCULUS, silahkan KESINI



Kamis, 05 Juni 2014

Antichrist(2009) ~ Termasuk sebagai film paling kontroversial sepanjang sejarah

Antichrist adalah film horor tahun 2009 yang disutradarai dan ditulis oleh Lars von Trier. Film ini dibintangi oleh hanya dua aktor, Charlotte Gainsbourg dan Willem Dafoe. Narasinya dibuat untuk prolog, empat bab sepanjang film, dan sebuah epilog. Film ini adalah film Denmark yang pengerjaannya dibantu oleh perusahaan film dari lima negara lainnya. Film ini dirilis di Festival Film Cannes 2009 dimana Charlotte Gainsbourg memenangkan penghargaan sebagai Aktris Terbaik.

Film ini mengishkan tentang pasangan yang pergi ke sebuah pondok di hutan untuk melupakan permasalahan hidup mereka. Di sana mereka menjumpai berbagai kejadian aneh dan mengerikan.

ANTICHRIST
Sutradara: Lars von Trier
Produser: Meta Louise Foldager
Penulis: Lars von Trier
Pemeran: Willem Dafoe, Charlotte Gainsbourg
Sinematografi: Anthony Dod Mantle
Penyunting: Anders Refn
Studio: Zentropa
Distributor: Nordisk Film (Skandinavia), IFC Films (Amerika Serikat), Artificial Eye (Britania Raya) Tanggal rilis : Festival Film Cannes :18 Mei 2009, Denmark: 20 Mei 2009, Britania Raya: 24 Juli 2009, Amerika Serikat: 23 Oktober 2009, Australia: 26 November 2009
Durasi: 109 menit
Negara: Denmark, Jerman, Perancis, Swedia, Italia, Polandia
Bahasa: Inggris

LINK FREE DOWNLOAD FILM ANTICHRIST
LINK FREE DOWNLOAD:
LINK FREE DOWNLOAD FILM ANTICHRIST DISINI


Senin, 16 Desember 2013

A Serbian Film (2010) ~ Film Paling Sakit Sepanjang Masa

Dikisahkan Milos adalah seorang bintang porno asal Serbia yang kini sudah lepas dari aktingnya. Ia hidup bahagia bersama keluarga kecilnya walaupun kondisi ekonominya semakin memburuk. Kebahagiaannya bersama istri dan anak semata wayangnya, menjadi idaman bagi adiknya, Marko, yang seorang polisi.
Suatu hari, Milos diajak rekan bintang pornonya, Lejla (Layla), untuk kembali membintangi film porno dengan konsep yang berbeda. Hal ini ditawarkan seorang sutradara film porno bernama Vukmir. Vukmir rupanya menawarkan Milos yang merupakan bintang senior untuk bermain dalam 'film seni' yang ia rencanakan.
Ternyata dibalik film tidak bermoral itu, tersimpan rencana yang lebih tidak bermoral yang dirancang Vukmir. Dan Milos yang merupakan aktor porno 'bermoral', dipaksa untuk menjadi tidak bermoral lagi, hingga di suatu titik yang mana melampaui batas kemoralan sebuah film porno.
Itulah sedikit ulasan dari film A Serbian Film, sebuah film horror rilisan serbia tahun 2010 yang merupakan debut dari sutradara dari sutradara Srđan Spasojević.
A Serbian Film, sebuah film kontroversial yang ketika ditayangkan banyak menuai protes keras dimana-mana. Film ini di bredel di Spanyol, Portugis, Australia, Perancis, Selandia Baru, Malaysia, Singapura dan ditolak habis-habisan ketika hendak ditayangkan di Norwegia.


 
Betapa tidak ditolak dimana-mana, sebagai film horror, A Serbian Film sarat dengan adegan menjijikan seperti pemerkosaan berdarah, pembunuhan sadistis dan adegan-adegan menjijikkan lainnya. Bagaimana tidak menjijikan, di film yang dibintangi oleh Sergej Trifunović dan Srđan Todorović ini ada adegan -salah satunya-- newborn porn yang direkam oleh sang sutradara, Vukmir, dengan menyabet guard yang ia punya. Sang aktor membantu prosesi kelahiran seorang bayi dan setelah sang bayi itu lahir, OH MY GOD, bayi tersebut langsung diperkosa. Mungkin cuma yang tidak punya rasa manusia yang tidak disturbing yang tidak miris melihat itu. Sang sutradarapun baik hati hanya memperlihatkan scene dari belakang sang pemerkosa sehingga kita tidak melihat interaksi bagaimana Mr.P sang aktor ndelesep ke dubur sang bayi. Mungkin saja sang bayi itu meninggal! Copot deh jantung saya ini ketika melihat sang aktor menikmatinya.
Adegan terparah kedua adalah saat dalam kondisi disuntikkan obat, Milos memerkosa seseorang yang tubuh dan kepalanya ditutupi. Saat sedang asyik, ada seorang lain bertopeng dan memerkosa seorang lagi yang ada disebelah dan juga ditutupi. Ternyata pemirsa (walaupun sudah ada firasat juga, sih), disana sedang diadakan reuni keluarga! Milos sedang menyetubuhi anaknya sendiri (Nah, ini sudah sangat berdosa, memerkosa+sodomi+sampai buat sekarat) dan yang bertopeng disebelahnya adalah adiknya sendiri Marko, yang sedang memperkosa habis-habisan kakak iparnya. 
Selain adegan-adegan mengganggu pikiran yang justru menjadi memorable scene di film ini, ada juga adegan yang cukup tidak masuk akal, yaitu adegan ketika Milos membunuh salah satu penjaga dengan menusuk mata orang tersebut dengan mempergunakan 'maaf' penisnya. Sungguh sangat diluar dugaan.
Sejauh ini, sebagai film genre horror yang berdarah-darah, A Serbian Film cukup mampu membuat bergidik. Siapa dari kaum awam kecuali psikopat yang tidak bergidik melihat adegan-adegan semacam ini. Sadislah untuk ukuran awam. 
 
Link Free Download A Serbian Film, FLV 336MB, Indonesian Subtitles:
http://www.mediafire.com/download/jhz7blcaqv8s6m0/Serbian.part1.rar
http://www.mediafire.com/download/4mwo5b3s0qqmqb4/Serbian.part2.rar
http://www.mediafire.com/download/wbae9fn73fu12wi/Serbian.part3.rar
http://www.mediafire.com/download/kng68c8j6fgkcvh/Serbian.part4.rar



Senin, 04 November 2013

Carrie ~ You Will Know Her Name

Carrie (2013) adalah film remake dari Carrie (1976). Dan seperti movie mania ketahui film remake adalah film yang dibuat ulang karena jeda waktu yang cukup panjang atau film tersebut dibuat ulang dari sumber cerita yang sama (misalnya novel, komik, buku biografi). Sehingga tidak ada perubahan alur cerita.


Film remake memang seringkali mendapat beban yang cukup besar dibandingkan dengan film yang diangkat dari cerita yang baru dan atau film reboot sekalipun. Penonton yang sudah pernah menyaksikan film pertama dari yang di remake, pasti akan membandingkan film baru hasil remake tersebut dengan film lama, apakah lebih bagus ataukah gagal?

Tapi disini movie mania, saya tidak akan membandingkan film Carrie (2013) yang disutradarai oleh Kimberly Pierce dengan film Carrie (1976) hasil penyutradaraan dari Brian de Palma. Karena jujur, saya belum sempat menyaksikan film Carrie (1976) tersebut, sehingga saya tidak punya pembanding :p . Untuk itu, saya disini cuma akan mengulas sedikit tentang film Carrie (2013) yang di USA sana sudah mulai beredar mulai tanggal 18 Oktober 2013.

Movie Mania, seperti yang sudah kita ketahui bersama, film Carrie adalah film yang diangkat dari buku novel berjudul sama hasil tulisan dari Stephen King. Dan, siapa yang tidak kenal dengan Stephen King? Horror fans pasti tidak asing lagi dengan nama penulis ini. Novel-novel horrornya sudah banyak diadaptasi menjadi sebuah film sebut saja The Shinning, film horror yang masuk dalam list film horror terbaik para fans genre horror atau Misery, Creepshow, Pet Sematary dan lain-lain. Dan film Carrie adalah novel pertama Stephen King yang diadaptasi menjadi sebuah film --yang produksi 1976 tentunya--. Dan konon, Brian De Palma memegang peranan penting untuk memvisualisasikan naskah novel Carrie Stephen King ini ke layar lebar.

Carrie memulai filmnya dengan adegan Margaret White --diperankan sangat apik oleh Julianne Moore-- sedang menahan sakit yang tiada terhingga dikamarnya pada saat melahirkan seorang bayi tanpa dibantu oleh dokter. Bayi yang sedianya mau dibunuh oleh ibunya pada saat baru lahir tersebut tumbuh menjadi seorang gadis yang diberi mana Carrie White --dimainkan oleh Chloë Grace Moretz-- . Carrie White, gadis lugu dengan seorang ibu yang terlalu terobsesi dengan agama selalu menjadi bahan olok-olok gadis-gadis popular di Bates High Scholl. Carrie ketika di ruang ganti siswa perempuan mendapati tangannya berlumuran darah. Ketakutan akan hal ini, Carrie pun meminta tolong teman-temannya. Bukannya menolong, mereka justru mengejeknya dan melempari Carrie dengan pembalut. Miss Collin, guru olahraga yang baik hati ini pun menenangkan Carrie.

Satu yang tidak diketahui teman-temannya adalah bahwa dia memiliki kekuatan Telekinensis yang dapat menggerakkan benda-benda disekitarnya dengan kekuatan pikirannya. Penghinaan, caci maki dari teman-temannya disekolah mengendap dan perlahan-lahan mencapai puncak. Kemarahan yang telah mencapai puncak pada malam prom nite pun membuat Carrie kehilangan control atas pikirannya. Kekuatan Telekinensis Carrie pun menjadi sebuah pertunjukkan paling mengerikan pada malam Prom Nite Bates High School. Disinilah Carrie menunjukan kedahsyatan dari suatu kemarahan yang selama ini terendap dalam benaknya oleh karena ulah-ulah teman-temannya yang selalu mengejek, menghina dan mencaci-maki dirinya. Bahkan bu guru Collins (Judy Greer), guru olahraga nan baik hati yang selama ini sering melindunginya terkena imbas dari kemarahan Carrie, karena Carrie mengira Collins ikut andil dalam mempermalukan dirinya pada saat dirinya malam prom nite tersebut. Disinilah, saya sebagai penonton ikut merasakan kemarahan tiada batas dari Carrie, bahkan jujur pada saat Carrie memnbunuh Chris (Portia Doubleday), saya merasa kalau apa yang didapatkan oleh Chris si gadis sombong (tipikal Amerika sekali sepertinya) yang sering menghina Carrie belum sebanding dengan apa yang telah dilakukan. Tapi disini juga, saya merasakan kengerian menyaksikan hebatnya suatu kemarahan yang sekian lama terpendam membuncah keluar, memporak-porandakan semuanya.

Saya baca-baca di internet. konon banyak yang mengatakan Carrie (1976) adalah adaptasi novel terbaik dan tidak sedikit yang memasukkan Carrie sebagai salah satu film cult classic horror terbaik. Lalu bagaimana dengan Carrie (2013)?. Seperti yang sudah saya tulis di awal, bahwasanya saya belum sempat menonton Carrie (1976), so saya tidak akan membandingkannya. Tapi, novel horror karya Stephen King kebanyakan membangun aura horrornya secara psikologikal ketimbang aspek fisikal seperti film-film horror yang kebanyakan saya tonton. Jadi kalau mengharapkan kepala terbang melayang-layang dan darah muncrat tak beraturan kemungkinan besar hal itu tidak akan terealisasikan dalam karya Stephen King. Nah, hal itu akan didapatkan ketika menonton Carrie yang lebih menunjukkan sisi psikologis Carrie dengan sedikit adegan berdarah yang memorable di endingnya.

Plot Cerita Carrie sendiri sangatlah simple. Seorang gadis lemah, diolok-diolok, berada di bawah tekanan ibunya yang obesesi pada agama, dan menginginkan dirinya diterima lebih dimata teman-temannya. Sebuah cerita itik buruk rupa tapi dengan ending yang tragis.  Kimberly Pierce dengan cerdik mengarahkan film ini dengan mengarahkan para penontonnya untuk bersimpati pada sosok karakter Carrie yang dikucilkan. Sama halnya dengan dendam dan kemarahan tertahan dalam diri Carrie yang akhirnya memuncak, Pierce pun di filmnya menahan diri untuk tidak langsung menunjukkan adegan pamungkasnya. Pierce sukses melakukan ini, dan ketika adegan pamungkas yang berdurasi 20menitan itu pun sukses menjadi adegan Prom Nite berdarah yang mungkin sangat memorable dan membuat sosok Carrie yang berlumuran darah Babi disini menjadi terkenal.

Hal lain yang membuat Carrie menarik adalah Chloë Grace Moretz. Gadis cantik ini berhasil memerankan sosok Carrie yang memiliki mood yang cepat berubah. Dari sosok yang pemalu kemudian seketika berubah menjadi mengerikan. Adegan awal dimana Carrie dilempar-lempar pembalut mampu disajikan Chloe dengan natural sehingga membuat saya prihatin dengan ini. Dan ketika kemarahannya sudah memuncak, Chloe pun berhasil berubah jadi sosok yang mengerikan berlumuran darah.

Sepanjang tahun 2013 ini, movie mania sudah disuguhi oleh beberapa film horror seperti Mama, The Conjuring, Insidious Chapter 2 dll, dan satu nilai edukasi yang bisa diambil dari film Carrie adalah : JANGAN SEKALI-KALI KITA MENGHINA ORANG LAIN, KARENA KEMARAHAN DARI ORANG YANG KITA HINA TERSEBUT BISA SANGAT DAHSYAT AKIBATNYA...

CARRIE
Directed by: Kimberly Peirce
Produced by: Kevin Misher
Screenplay by: Lawrence D. Cohen, Roberto Aguirre-Sacasa
Based on Carrie by Stephen King
Starring: Chloë Grace Moretz, Judy Greer, Portia Doubleday, Alex Russell, Gabriella Wilde, Julianne Moore Music by: Marco Beltrami
Cinematography: Steve Yedlin
Editing by: Lee Percy
Studio: Misher Films
Distributed by: Metro-Goldwyn-Mayer Screen Gems
Release date(s) October 18, 2013
Running time 99 minutes
Country United States
Language English
Budget $30 million
Box office $32,750,521

Senin, 26 Agustus 2013

5 Film Horror Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Film horror terbaru produksi tahun 2013 The Conjuring karya James Wan mendapat pujian dan berhasil menjadi box office. Film yang saat ini masih tayang di bioskop-bioskop seluruh dunia ini, dianggap sebagai film paling seram tahun ini. Film yang diangkat dari kisah nyata ini, menceritakan kisah Ed dan Lorraie Warren (diperankan oleh Patrick Wilson dan Vera Farmiga), dua peneliti paranormal yang dipanggil oleh keluarga Perron untuk menyelidiki aktivitas paranormal yang sedang terjadi di rumah baru mereka. Akan tetapi, tanpa diketahui oleh pasangan Warren, makhluk jahat yang berada di dalam rumah itu sekarang malah berbalik mengejar mereka.

Yah memang, sebuah tayangan horror akan terasa makin menyeramkan saat kita mengetahui kalau cerita tersebut diangkat dari kisah nyata yang benar-benar terjadi.

Namun tentu saja Movie Mania mengetahuinya, kalau The Conjuring bukanlah satu-satunya film horror yang kejadiannya diangkat berdasarkan dari kejadian nyata. Masih ada beberapa film horror lainnya yang diantaranya adalah 5 Film Horror berikut ini:

1. The Amityville Horror (2005)
Salah satu film horor paling terkenal yang diangkat dari kisah nyata, “The Amityville Horror” dibuat berdasarkan buku yang ditulis oleh pasangan George dan Kathy Lutz.

Pada 1976, pasangan tersebut pindah ke sebuah rumah di Long Island yang merupakan tempat terjadinya pembunuhan massal mengerikan saat seorang pria secara brutal membunuh enam anggota keluarganya pada 1974. Tentu saja, hal-hal yang menyeramkan mulai terjadi saat keluarga Lutz pindah ke tempat itu; mereka mendengar suara-suara gaib pada siang hari, merasakan titik-titik dingin di seluruh bagian rumah, melihat penampakan menyeramkan dan bahkan menyaksikan dinding mereka “berdarah” dengan lendir hijau.

Ed dan Lorraine Warren yang asli, bintang film “The Conjuring”, diundang untuk menyelidiki rumah tersebut. Lorraine lantas mengklaim bahwa kejadian di rumah yang dihantui tersebut bukanlah kebohongan seperti yang diklaim oleh beberapa orang. Tempat itu sangat berhantu dan dengan kehadiran makhluk jahatnya terasa sangat kuat; pasangan tersebut pindah setelah hanya 28 hari tinggal di rumah itu.

2. The Exorcism of Emily Rose (2005)
Sejujurnya, film “The Exorcism of Emily Rose” merupakan sebuah film yang cukup menyeramkan, dan terasa sepuluh kali lebih menyeramkan ketika Anda mengetahui bahwa film tersebut dibuat berdasarkan cerita seorang gadis asal Jerman berusia 16 tahun bernama Anneliese Michel.

Pada 1968, remaja yang dulunya periang tersebut mulai memperlihatkan gejala-gejala kesurupan. Selama bertahun-tahun, Anneliese diklaim mendapat pendengaran suara-suara yang mengatakan bahwa dia “dikutuk” dan akan “disiksa di neraka.” Dia mulai berhenti makan dan menyiksa dirinya sendiri, dan pada 1975, saat orangtuanya yakin bahwa anaknya kesurupan beberapa mahkluk jahat, dua orang pendeta melakukan upacara pengusiran roh jahat selama periode 10 bulan.

Selama itu, Anneliese jarang makan dan pada Juli 1976 dia meninggal karena kelaparan. Kedua pendeta tersebut dan orangtua Anneliese disidangkan dan diputuskan bersalah atas tuntutan pembunuhan, dan dijatuhi hukuman enam bulan penjara.

3. The Haunting in Connecticut (2009)
Pada 1986, Carmen Snedeker dan suaminya menyewa sebuah tempat di Connecticut supaya lebih dekat dengan dokter spesialis yang merawat putra mereka Paul (14) yang mengidap kanker.

Keluarga tersebut kemudian mengetahui bahwa rumah itu dulunya digunakan sebagai rumah duka, dan tak lama kemudian, Paul memiliki penglihatan dan mulai bisa melihat makhluk halus. Keluarga Snedeker kemudian mulai mendengar suara-suara gaib dan melihat bayangan makhluk halus, dengan Carmen menggambarkan salah satu hantu tersebut “sangat kurus, dengan tulang pipi menonjol, rambut hitam panjang, dan mata yang sangat gelap.”

Semuanya semakin mengerikan ketika Paul dirasuki dan mulai menyerang anggota keluarganya. Ed dan Lorraine Warren dipanggil untuk melakukan penyelidikan dan setelah melakukan ritual pengusiran setan untuk membersihkan rumah itu dari makhluk halus, Lorraine mengatakan kepada para wartawan bahwa kejadian yang sesungguhnya “jauh lebih lebih mengerikan dari semua film yang ada.” Astaga! Seberapa mengerikan peristiwa itu?

4. The Entity (1982)
The Entity” adalah salah satu film paling mengerikan yang pernah dibuat, dan kisah nyata yang diangkat menjadi film itu bahkan jauh lebih mengerikan. Digambarkan sebagai salah satu peristiwa paranormal paling mengganggu yang pernah ada, seorang perempuan bernama Doris Bither mengklaim ia disiksa dan diperkosa makhluk halus.

Setelah mengalami serangan makhluk halus yang tak terhitung jumlahnya, baik secara fisik maupun seksual, Doris meminta bantuan peneliti paranormal Kerry Gaynor dan Barry Taff pada 1974. Dan makhluk tersebut tidak mau diusik: Kerry dan Barry menyaksikan benda-benda bergerak di rumah Doris, bola cahaya melayang, dan bahkan mereka melihat penampakan, meskipun itu tidak menyerang Doris. Setelah melakukan banyak pertimbangan, Doris pindah dari rumahnya dan ia tak lagi dihantui.

5. The Exorcist (1973)
The Exorcist” sudah cukup mengerikan, iya kan? Terutama ketika film itu dinobatkan sebagai film paling mengerikan sepanjang masa oleh beberapa majalah. Tapi, bagaimana reaksi Anda jika saya mengatakan bahwa film itu sebenarnya berdasarkan kisah nyata?

The Exorcist” diadaptasi dari ritual pengusiran setan sesungguhnya yang dilakukan terhadap bocah laki-laki berusia 14 tahun pada 1949. Anak tersebut, yang nama samarannya dikenal sebagai Roland Doe, berusaha untuk berkomunikasi dengan bibinya beberapa hari setelah kematiannya, dengan menggunakan papan Ouija dan tak diragukan lagi, beberapa hal gaib mulai terjadi. Perabot mulai bergerak sendiri, suara garukan dan ketukan sering terdengar di malam hari dan tempat tidur Roland berguncang dengan keras dan bahkan melayang.

Tetangga Roland mulai menyadari bahwa hal-hal aneh terjadi di rumah itu, dan ketika perilaku bocah itu berubah drastis — ia menjauh dari benda-benda suci dan berbicara dengan suara setan — beberapa pendeta dipanggil untuk melakukan pengusiran setan.

Mereka dikabarkan melakukan lebih dari 30 ritual pengusiran setan terhadap Roland. Seorang pendeta mengatakan bahwa ia melihat kata “setan” dan “neraka” yang secara misterius muncul di tubuh bocah itu. Setelah ritual pengusiran setan selesai, dinyatakanlah bahwa Roland sudah kembali seperti semula. Tentu saja peristiwa kerasukan di film itu terlalu dilebih-lebihkan, namun cerita aslinya jauh lebih menakutkan.


Download Film: The Conjuring (2013)

Penyidik paranormal terkenal, Ed dan Lorraine Warren (Patrick Wilson, Vera Farmiga) diminta membantu sebuah keluarga yang diteror oleh roh jahat di sebuah rumah pertanian terpencil.

Dipaksa untuk menghadapi roh jahat yang sangat kuat, Warren menyadari bahwa mereka terperangkap dalam kasus paling mengerikan dalam hidup mereka.


The Conjuring adalah film horor supranatural Amerika Serikat tahun 2013 yang disutradarai oleh James Wan. Film ini dibintangi oleh Vera Farmiga dan Patrick Wilson, yang berperan sebagai Ed dan Lorraine Warren, dan diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh Warren, pengalamannya juga mengilhami kisah Amityville Horror. Film ini mengisahkan tentang investigasi paranormal untuk membantu keluarga Perron (Ron Livingston dan Lili Taylor), yang mengalami peristiwa-peristiwa mistis di rumah mereka di Harrisville, Rhode Island, pada tahun 1971.

The Conjuring dirilis di Amerika Serikat dan Kanada pada tanggal 19 Juli 2013, serta di Inggris dan India pada 2 Agustus 2013.

The Conjuring
Sutradara: James Wan
Produser: Tony DeRosa-Grund, Peter Safran, Rob Cowan
Penulis: Chad Hayes, Carey Hayes
Pemeran: Vera Farmiga, Patrick Wilson, Ron Livingston, Lili Taylor
Musik: Joseph Bishara
Sinematografi: John R. Leonetti
Penyunting: Kirk M. Morri
Studio: The Safran Company, Evergreen Media Group, New Line Cinema
Distributor: Warner Bros.
Tanggal rilis: 19 Juli 2013
Durasi: 112 menit
Negara: Amerika Serikat
Bahasa: Inggris
Anggaran: $20 juta
Pendapatan kotor: $195.546.000

Link Download The Conjuring :
http://www.4shared.com/rar/UFXfa8Tg/Movie_Mania_TheConjpart1.html
http://www.4shared.com/rar/uY3v0WHt/Movie_Mania_TheConjpart2.html
http://www.4shared.com/rar/EwpgBuCn/Movie_Mania_TheConjpart3.html


Minggu, 23 Juni 2013

12 Bomseks Indonesia Masakini.

Julukan bomseks diberikan pada para aktris yang berani beradegan seronok mempertontonkan kemolekan dan keseksian tubuh mereka di depan kamera. Mereka biasanya lebih banyak bermain di film-film yang memang menonjolkan keseksian tubuh mereka sebagai bumbu utama. Lebih cenderung bermain di film-film bergenre horror dengan setting hantu-hantu mistis yang sebetulnya kadang dari segi cerita tidak ada korelasi sama sekali dengan adegan ketelanjangan mereka.

Pada era 80-90an, para Movie Mania penggila film Indonesia pasti tidak asing dengan Eva Arnaz, Enny Beatrice, Yeni Farida, Yurike Prastika, dll. Lalu pada era 90-2000an hadir nama-nama seperti Sally Marcelina, Kiki Fatmala, Inneke Koesherawati, Lela Anggraeni, dll.

Dan julukan bomseks di perfilman Indonesia terus berlanjut hingga kini. Pada era 2000-2010an kini hadir, wajah-wajah segar perempuan-perempuan cantik yang dengan kemolekan dan keseksian tubuhnya, mereka berani berakting seronok di film-film yang mereka bintangi.

Siapa sajakah mereka ? Ini dia 12 Bomseks Indonesia Masakini...

1. Andi Soraya

Andi Soraya mulai bermain film layar lebar pada tahun 1997. Film layar lebar pertama yang dibintangi Andi adalah Reinkarnasi. Selanjutnya, tawaran pun terus-menerus datang kepada artis cantik ini. Tak tanggung-tanggung, Andi pun diminta untuk memerankan sosok wanita seksi di berbagai film, seperti Pengakuan Seorang Pelacur, Dendam Pocong Mupeng, dan Arisan Brondong.

2. Kartika Putri

Nama Kartika Putri mulai dikenal banyak orang saat ia menjadi presenter talk show Kakek Kakek Narsis. Meski acara yang dibawakannya sempat menuai kontroversi di masyarakat. Namun, wanita ini enggan mempersoalkan hal tersebut. Pada tahun 2012, Kartika mendapatkan tawaran film layar lebar berjudul Mama Minta Pulsa, dan Tali Pocong Perawan 2. Rupanya, k-2 film tersebut mengharuskan Kartika untuk beradegan hot.

3. Five V

Di tahun 2009, Five V berani tampil seksi dalam film layar lebar berjudul Hantu Binal Jembatan Semanggi. Bahkan, dalam film tersebut, Five V tak merasa canggung untuk melakukan adegan ranjang bersama lawan mainnya yaitu Wicky Husain. Five V menuturkan bahwa adegan yang ia perankan dalam film tersebut hanya bagian dari profesional kerja yang harus ia lakukan.

4. Jenny Cortez

Pada tahun 2009, Jenny Cortez tampil hot dalam dalam film layar lebar berjudul Paku Kuntilanak. Jenny menuturkan, dirinya sering ditawari untuk bermain film bergenre hot yang harus mengandalkan kemolekan tubuhnya. Selain Paku Kuntilanak, ada 2 film lagi yang mengharuskan Jenny beradegan panas yaitu Pengakuan Seorang Pelacur, dan Pulau Hantu 3.

5. Amel Alvi

Nama Amel Alvi memang belum dikenal banyak orang sebagai bintang utama dalam film layar lebar. Akan tetapi, Amel berani menjual keseksian tubuhnya dari peran-peran kecil yang dipercayakan kepadanya, seperti Pulau Hantu 3, Nenek Gayung, dan Hantu Budeg. Rupanya, Amel sudah tak canggung lagi jika tubuh seksinya dipertontonkan berjuta pasang mata yang melihatnya.

6. Uli Auliani

Uli Auliani adalah satu dari sekian banyak selebriti yang pernah memerankan adegan hot dalam berbagai film layar lebar. Setelah sukses membintangi film layar lebar berjudul Virgin, wanita kelahiran 20 November1985 ini semakin banyak mendapatkan job untuk film-film bergenre hot seperti Setan Budeg, Pengantin Pantai biru, Pulau Hantu 2, dan masih banyak lagi yang lainnya.

7. Shinta Bachir

Shinta Bachir mulai dikenal setelah dirinya terlibat dalam film layar lebar berjudul Suster Keramas pada tahun 2009 silam. Sejak itulah, berbagai tawaran film bergenre hot mulai menghampiri dara cantik ini. Terakhir, dia menonjolkan keseksian tubuhnya dalam film layar lebar berjudul Mama Minta Pulsa, dan Pulau Hantu 3.

8. Wiwid Gunawan

Sejak dirinya bermain dalam debut layar lebar berjudul Kawin Kontrak yang dirilis tahun 2008, nama Wiwid Gunawan nampaknya mulai dikenal masyarakat luas. Filmografi Wiwid memang tak sebanyak selebriti lainnya, namun Wiwid dapat membuktikan eksistensinya dalam dunia perfilm-an Indonesia. Wiwid pernah membintangi ke-2 film layar lebar berjudul Tali Pocong Perawan 2, dan Pulau Hantu 2. Dalam ke-2 film tersebut, Wiwid berani memperlihatkan keseksian tubuhnya yang aduhai.

9. Debby Ayu

Dalam film layar lebar berjudul Married By Accident, Debby Ayu ditantang untuk memerankan sosok wanita seksi yang kerap menggoda para pria. Alhasil, Debby pun sukses memerankan tokoh tersebut dengan kualitas akting yang sangat memukau. Sejak itulah, Debby berhasil mendapatkan peran utama di berbagai film bergenre hot, seperti Pelet Kuntilanak, dan Jenglot Pantai Selatan.

10. Dewi Persik

Selain piawai bernyanyi dan bergoyang di atas panggung, rupanya Dewi Perssik juga piawai dalam memerankan adegan panas dalam berbagai film layar lebar. Hingga saat ini, artis yang akrab disapa Depe sudah berhasil membintangi 12 film layar lebar bergenre hot. Bahkan, beberapa film-film tersebut mengharuskan Depe untuk melakukan ranjang bersama lawan mainnya, di antaranya adalah Setan Budeg, Tiren (Mati Kemarin), dan Tali Pocong Perawan.

11. Julia Perez

Julia Perez memang tak perlu diragukan lagi untuk urusan keseksian tubuhnya. Itulah sebabnya, dirinya kerap ditawari bermain dalam sejumlah film panas seperti Arwah Goyang Karawang, Kutukan Arwah Santet, Rumah Bekas Kuburan, dan lain sebagainya.

12. Nikita Mirzani

Tahun 2012 adalah tahun keberuntungan bagi Nikita Mirzani. Pasalnya, di tahun 2012, Nikita banyak ditawari untuk bermain dalam film layar lebar bergenre hot seperti Nenek Gayung, Mama Minta Pulsa, Pacarku Kuntilanak Kembar, dan Tali Pocong Perawan 2. Ke-4 film tersebut rupanya tak lepas dari adegan panas Nikita yang akhirnya sukses melambungkan namanya di dunia hiburan.


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More